<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="164329">
 <titleInfo>
  <title>STRATEGI KOMUNIKASI KOMUNITAS INDONESIAN CAT ASSOCIATION (ICA) ACEH DALAM KEGIATAN EDUCATION PETS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rayna Surfina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dalam konteks meningkatnya kasus kekerasan terhadap hewan di Banda Aceh, komunitas Indonesian Cat Association (ICA) berupaya memberikan pemahaman yang lebih baik kepada generasi muda melalui program Education Pets (Edupets). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi komunikasi yang diterapkan oleh ICA dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap hewan. Penelitian ini menggunakan model kampanye Hibert Simon, yang mencakup lima tahapan: planning, mobilization, legitimacy, promotion, dan activation. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan informan kunci, termasuk ketua komunitas ICA, Dr. Natalia Kristianto, dan 4 pengurus komunitas ICA, serta dokumentasi terhadap kegiatan Edupets di beberapa taman kanak kanak di Banda Aceh serta dari media sosial ICA. Hasil penelitian dengan menggunakan model kampanye Hibert Simon menggambarkan bahwa ketidaktahuan masyarakat mengenai program Edupets menunjukkan adanya kesenjangan informasi yang perlu diatasi. Hal ini mengindikasikan bahwa strategi komunikasi yang ada belum sepenuhnya efektif meskipun ICA Aceh telah melakukan upaya promosi melalui berbagai saluran komunikasi. Meskipun demikian ICA Aceh telah mengalami peningkatan antusiasme dengan partisipasi aktif komunitas serta penguatan citra positif yang didapatkan dari sponsorship  dan donasi rutin. Sehingga pesan yang disampaikan dapat disesuaikan dengan karakteristik audience serta mengintegrasikan dengan nilai kearifan lokal dan keislaman. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menilai bahwa kegiatan Edupets yang dilakukan oleh ICA Aceh dapat menjadi wadah dan prasarana bagi pemerintah maupun masyarakat terhadap kesejahteraan hewan. &#13;
 &#13;
Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Indonesian Cat Association (ICA), Edukasi, Perlindungan Hewan, Kampanye.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>164329</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-21 15:50:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-21 16:26:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>