<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="164319">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERAN KOORDINATOR IMUNISASI DALAM MELAKSANAKAN PROGRAM IMUNISASI DI PUSKESMAS KABUPATEN ACEH BESAR DAN KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUSFIRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Program imunisasi merupakan salah satu upaya penting dalam pencegahan penyakit menular di Indonesia. Keberhasilan program ini salah satunya sangat bergantung pada peran koordinator imunisasi, yang dituntut untuk memiliki pengetahuan yang baik dan sikap yang positif dalam pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap koordinator imunisasi dengan peran mereka dalam melaksanakan program imunisasi di Puskesmas Kabupaten Aceh Besar dan Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Data diperoleh melalui kuesioner yang dibagikan kepada 40 sampel. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar koordinator imunisasi memiliki pengetahuan yang kurang baik (52,5%) dan sikap yang baik (57,5%), serta mayoritas koordinator menjalankan perannya dengan baik (87,5%). Namun, hubungan antara pengetahuan dan peran koordinator imunisasi tidak signifikan (p &gt; 0,05), sedangkan hubungan antara sikap dan peran koordinator imunisasi signifikan (p &lt; 0,05). Perbedaan ini dapat disebabkan karena peran yang bersifat praktis dan dipengaruhi oleh hal lain, serta bisa jadi aspek pengetahuan yang diukur kurang mewakili peran koordinator imunisasi yang sebenarnya. Berdasarkan temuan penelitian ini, disarankan untuk meningkatkan pelatihan dan pembaruan informasi untuk koordinator imunisasi serta memperkuat motivasi guna meningkatkan efektivitas program imunisasi.&#13;
Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Peran, Koordinator Imunisasi, Puskesmas, Program Imunisasi&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>IMMUNIZATION - DISEASE CONTROL</topic>
 </subject>
 <classification>614.47</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>164319</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-21 15:46:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-12 15:48:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>