Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EVALUASI KONDISI FISIK DOMINAN ATLET BULUTANGKIS KLUB BULLDOZER BANDA ACEH TAHUN 2025
Pengarang
Tiara Nugraha Wati - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Abdurrahman - 196803051993031005 - Dosen Pembimbing I
Novi Lidya Isdarianti - 199303292021022101 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2106104020007
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (S1) / PDDIKTI : 85201
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas KIP., 2025
Bahasa
Indonesia
No Classification
796.345 092
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Tiara Nugraha Wati. (2025). Evaluasi Kondisi Fisik Dominan Atlet Bulutangkis Klub Bulldozer Banda Aceh Tahun 2025. [Skripsi, Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala]. Skripsi ini dibimbing oleh Drs. Abdurrahman, M.Kes. dan Novi Lidya Isdarianti, S.Pd., M.Pd.
Bulutangkis merupakan salah satu cabang olahraga permainan dengan menggunakan raket dan shuttlecock sebagai alatnya. Permainan ini memerlukan kemampuan fisik, teknik, taktik, dan mental. Kemampuan fisik yang dominan diperlukan terdiri dari daya ledak otot tungkai, kelentukan, kelincahan, daya tahan jantung paru, kekuatan otot lengan, dan daya ledak otot lengan. Kemampuan fisik ini diperlukan untuk menguasai teknik dasar bermain Bulutangkis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi fisik dominan atlet Bulutangkis Klub Bulldozer tahun 2025. Sampel penelitian terdiri dari 7 atlet dimana terdapat 4 atlet putra dan 3 atlet putri, yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui serangkaian tes kondisi fisik yang terdiri dari daya ledak otot tungkai, kelentukan, kelincahan, daya tahan jantung paru, kekuatan otot lengan, dan daya ledak otot lengan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik statistik berupa rata-rata dan penggolongan kategori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) daya ledak otot tungkai (vertival jump) pada atlet putra memperoleh nilai rata-rata sebesar 48,5 dengan kategori cukup dan atlet putri memperoleh nilai rata-rata sebesar 31,6 dengan kategori kurang; 2) kelentukan pergelangan tangan pada atlet putra memperoleh nilai rata-rata sebesar 56,25 dengan kategori sedang dan atlet putri memperoleh nilai rata-rata sebesar 61,66 dengan kategori sedang; 3) kelincahan (boomerang run) pada atlet putra memperoleh nilai rata-rata sebesar 14,71 dengan kategori sedang dan atlet putri memperoleh nilai rata-rata sebesar 16,32 dengan kategori baik; 4) daya tahan jantung paru (lari 15 menit tes balke) pada atlet putra memperoleh nilai rata-rata sebesar 55,04 dengan kategori sedang dan atlet putri memperoleh nilai rata-rata sebesar 47,71 dengan kategori sedang; 5) kekuatan otot lengan (pull and push) pada atlet putra memperoleh nilai rata-rata sebesar 20,5 pada pull dengan kategori kurang dan pada push 22 dengan kategori kurang. Sedangkan pada atlet putri memperoleh nilai rata-rata sebesar 19 pada pull dengan kategori kurang dan 18 pada push dengan kategori kurang sekali; 6) daya ledak otot lengan (two hand medicine ball put) pada atlet putra memperoleh nilai rata-rata sebesar 3,51 dengan kategori kurang sekali dan atlet putri memperoleh nilai rata-rata sebesar 2,35 dengan kategori kurang sekali. Dapat disimpulkan bahwa masih perlu peningkatan dan pembinaan latihan lebih lanjut mengenai kondisi fisik atlet guna meningkatkan performa atlet dalam kompetisi yang akan datang.
Kata kunci: Kondisi Fisik Dominan.
ABSTRACT Tiara Nugraha Wati. (2025). Evaluation of the Dominant Physical Condition of Badminton Athletes of the Bulldozer Club Banda Aceh in 2025. [Thesis, Physical Education, Health and Recreation, Faculty of Teacher Training and Education, Syiah Kuala University]. This thesis is supervised by Drs. Abdurrahman, M.Kes and Novi Lidya Isdarianti, S.Pd., M.Pd. Badminton is a sport played using a racket and shuttlecock. This game requires physical, technical, tactical, and mental abilities. The dominant physical abilities required include leg muscle explosiveness, flexibility, agility, cardiorespiratory endurance, arm muscle strength, and arm muscle explosiveness. These physical abilities are necessary to master the basic techniques of playing badminton. This study aims to evaluate the dominant physical condition of Bulldozer Club badminton athletes in 2025. The research sample consisted of 7 athletes, of which there were 4 male athletes and 3 female athletes, who were selected using the total sampling technique. Data collection was conducted through a series of physical condition tests consisting of leg muscle explosive power, flexibility, agility, cardiopulmonary endurance, arm muscle strength, and arm muscle explosive power. The data obtained were then analyzed using statistical techniques in the form of averages and category classifications. The results showed that 1) leg muscle explosive power (vertical jump) in male athletes obtained an average value of 48.5 with a sufficient category and female athletes obtained an average value of 31.6 with a less category; 2) wrist flexibility in male athletes obtained an average value of 56.25 with a moderate category and female athletes obtained an average value of 61.66 with a moderate category; 3) agility (boomerang run) in male athletes obtained an average value of 14.71 with a moderate category and female athletes obtained an average value of 16.32 with a good category; 4) cardiorespiratory endurance (15-minute run balke test) in male athletes obtained an average value of 55.04 with a moderate category and female athletes obtained an average value of 47.71 with a moderate category; 5) arm muscle strength (pull and push) in male athletes obtained an average value of 20.5 in pull with a less category and 22 in push with a less category. While in female athletes obtained an average value of 19 in pull with a less category and 18 in push with a very less category; 6) arm muscle explosive power (two hand medicine ball put) in male athletes obtained an average value of 3.51 with a very less category and female athletes obtained an average value of 2.35 with a very less category. It can be concluded that further improvement and training is still needed regarding the physical condition of athletes in order to improve athlete performance in future competitions. Keywords: Dominant Physical Condition.
EVALUASI KONDISI FISIK DOMINAN ATLET BULUTANGKIS KLUB BULLDOZER BANDA ACEH TAHUN 2025 (Tiara Nugraha Wati, 2025)
EVALUASI KETERAMPILAN DAN KONDISI FISIK ATLET UKM BULUTANGKIS USK TAHUN 2023 (Misdar. JB, 2024)
EVALUASI KONDISI FISIK DOMINAN PADA ATLET BULUTANGKIS ARMELO BMC ACEH BESAR TAHUN 2019 (Ilmi Rinaldi, 2020)
EVALUASI KODISI FISIK ATLET BULUTANGKIS PB CANDRAMAWA BANDA ACEH TAHUN 2023 (RISKI RAHMADANI, 2024)
PERAN GURU PENJASKES DALAM MENINGKATKAN KEBUGARAN JASMANI PADA SISWA SMPN UNGGUL ALI HASJMY (MUHAMMAD ZAKI, 2022)