<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="164291">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH SELF-EFFICACY TERHADAP INTENT TO STAY MAHASISWA FKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD AQIL MUDHAFFAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP UNSYIAH</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Tingginya angka mahasiswa yang mengalami putus studi di berbagai perguruan tinggi menjadi isu penting dalam dunia pendidikan tinggi, termasuk di FKIP Universitas Syiah Kuala. Salah satu faktor psikologis yang  berkontribusi terhadap keberlanjutan studi adalah self-efficacy, yaitu keyakinan individu terhadap kemampuannya dalam menghadapi dan menyelesaikan tugas akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat self-efficacy dan intent to stay mahasiswa, serta mengetahui pengaruh self-efficacy terhadap intent to stay. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Sampel berjumlah 375 mahasiswa FKIP Universitas Syiah Kuala yang diperoleh melalui teknik convenience sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa 61% mahasiswa memiliki tingkat self-efficacy dalam kategori tinggi hingga sangat tinggi. Demikian pula 84% mahasiswa menunjukkan intent to stay yang tinggi dan sangat tinggi dalam melanjutkan studi. Hasil analisis regresi linier sederhana menunjukkan bahwa self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap intent to stay (sig. = 0,000), dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,875. Artinya, 87,5% variasi intent to stay dapat dijelaskan oleh self-efficacy. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi self-efficacy mahasiswa, maka semakin besar pula keyakinan mereka untuk bertahan dan menyelesaikan pendidikan di FKIP Universitas Syiah Kuala. Oleh karena itu penguatan self-efficacy melalui layanan bimbingan dan konseling, serta integrasi pembelajaran berbasis tantangan, sangat disarankan untuk mendukung keberhasilan studi mahasiswa.&#13;
Kata kunci: Self-Efficacy, Intent to Stay, Mahasiswa FKIP, Keberlanjutan Studi &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>164291</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-21 15:30:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-21 15:33:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>