<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="164265">
 <titleInfo>
  <title>PERSEPSI MASYARAKAT DALAM KEPATUHAN MEMBAYAR PAJAK RNKENDARAAN BERMOTOR DI KECAMATAN LUENG BATARNKOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>LISMA LIANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sistem perpajakan yang diterapkan pemerintah, baik atau buruknya terletak pada efektifitas kinerja yang akan mempengaruhi wajib pajak untuk membayar kewajiban mereka. Efektifitas sistem perpajakan yang baik mampu membuat wajib pajak semakin sadar akan pentingnya membayar pajak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap kepatuhan membayar pajak kendaraan bermotor di Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat realisasi pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), yang pada tahun 2024 mencapai 25% di wilayah tersebut. Subjek dalam penelitian ini adalah 9 orang masyarakat yang memiliki sepeda motor di tiga gampong, yaitu Blang Cut, Cot Mesjid, dan Panteriek. Objek penelitian ini adalah persepsi masyarakat terhadap kepatuhan membayar pajak kendaraan bermotor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan metode analisis kualitatif melalui tahapan: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap kewajiban membayar pajak belum sepenuhnya positif, karena masih dipengaruhi oleh sejumlah kendala seperti minimnya sanksi tegas, rendahnya kesadaran, keterbatasan ekonomi, serta kurangnya fasilitas dan pengawasan di lapangan. Masyarakat merasa tidak terdorong untuk patuh karena menganggap tidak ada dampak langsung jika tidak membayar. &#13;
Kata kunci: Persepsi, Kepatuhan, Pajak Kendaraan Bermotor.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>164265</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-21 15:15:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-21 16:02:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>