<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="164249">
 <titleInfo>
  <title>MODAL SOSIAL DAN CAPAIAN STUDI PADA AKADEMIK MAHASISWA (STUDI MAHASISWA SOSIOLOGI UNIVERSITAS SYIAH KUALA ANGKATAN 2020)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>T . LUKMAN NUL HAKIM</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pendidikan merupakan elemen penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas. Bagi mahasiswa capaian akademik menjadi indikator utama keberhasilan studi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk modal sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara modal sosial dan capaian akademik mahasiswa Program Studi Sosiologi Universitas Syiah Kuala angkatan 2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap mahasiswa dengan latar belakang ekonomi yang beragam. Teori modal sosial Coleman menjadi dasar dalam menganalisis bagaimana jaringan sosial, kepercayaan, dan norma dalam keluarga serta lingkungan akademik mempengaruhi capaian akademik mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dengan dukungan modal sosial yang kuat, baik dari keluarga maupun lingkungan akademik, cenderung memiliki capaian akademik yang lebih baik dibandingkan mahasiswa yang memiliki keterbatasan modal sosial. Mahasiswa yang memperoleh dukungan finansial dan moral dari keluarga lebih mampu mengelola waktu dan sumber daya untuk mencapai prestasi akademik yang optimal. Sebaliknya, mahasiswa dengan keterbatasan ekonomi sering menghadapi tekanan yang dapat menghambat studi mereka. Namun, dalam beberapa kasus, tekanan ekonomi ini justru menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk mencari solusi alternatif, seperti beasiswa atau pekerjaan sampingan. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa keberadaan jaringan sosial yang mendukung, seperti hubungan baik dengan dosen dan teman sebaya, dapat menjadi faktor penentu dalam meningkatkan capaian akademik. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa modal sosial memiliki peran yang signifikan dalam menentukan capaian akademik mahasiswa. Oleh karena itu, disarankan agar institusi pendidikan lebih memperhatikan penguatan modal sosial mahasiswa melalui program mentorship, peningkatan akses beasiswa, serta penguatan komunitas akademik.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Modal Sosial, Capaian Akademik, Mahasiswa, Finansial Pendidikan&#13;
 </note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>164249</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-21 15:01:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-21 15:51:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>