<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="164221">
 <titleInfo>
  <title>PENGHENTIAN PENUNTUTAN BERDASARKAN KEADILAN RESTORATIF TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN KELAPA SAWIT (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM KEJAKSAAN NEGERI SUBULUSSALAM)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RESTU AMANDA PUTRI DAULAY</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peraturan Kejaksaan Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif memberikan pedoman baru dalam penegakan hukum, dengan memperkenalkan konsep keadilan restoratif. Berdasarkan Pasal 1 angka 1, Kaidah Restoratf didefinisikan sebagai penyelesaian perkara pidana yang melibatkan pelaku, korban, keluarga pelaku/korban, dan pihak-pihak lain yang berkaitan, dengan tujuan mencari penyelesaian yang adil. Namun dalam kenyataannya masih mengalami kendala dalam pelaksanaannya.&#13;
&#13;
Tujuan dari penulisan skripsi ini  untuk menjelaskan  faktor-faktor penyebab terjadinya tindak pidana pencurian kelapa sawit, penerapan keadilan restoratif dalam penghentian penuntutan tindak pidana pencurian kelapa sawit dan hambatan yang di hadapi oleh Kejaksaan dalam penerapan penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif pada tindak pidana pencurian kelapa sawit.&#13;
&#13;
Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian yuridis empiris yaitu penelitian hukum yang di lakukan dengan cara menganalisis dan mengkaji suatu persoalan secara langsung, baik yang dilakukan dengan wawancara maupun dengan melakukan suatu pengamatan langsung.&#13;
&#13;
Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor faktor penyebab pelaku melakukan tindak pidana pencurian kelapa sawit yaitu faktor ekonomi, lingkungan sosial, kurangnya kesempatan kerja. Penerapan penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif terhadap tindak pidana pencurian kelapa sawit ialah sebuah alternatif penyelesaian perkara yang sangat relevan, terutama untuk tindak pidana ringan atau dengan nilai kerugian yang tidak terlalu besar. Adapun hambatan, korban perkara adalah perusahaan yang tegas menolak perdamaian,  dan persepsi masyarakat terhadap pencurian sebagai kejahatan berat.&#13;
&#13;
Disarankan kepada Kejaksaan Negeri Subulussalam untuk meningkatkan sosialisasi tentang keadilan restoratif, mengoptimalkan peran Rumah Restorative Justice dengan melibatkan tokoh masyarakat, menyediakan sarana mediasi yang memadai, serta mendorong program pembinaan bagi pelaku, guna mewujudkan penyelesaian perkara pencurian kelapa sawit yang lebih efektif, damai, dan berkeadilan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CRIMINAL LAW</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CRIMINAL OFFENSES - LAW</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>THEFT - LAW</topic>
 </subject>
 <classification>364.162</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>164221</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-21 14:35:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-03 14:52:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>