PERBANDINGAN TINDAK TUTU BAHASA INDONESIA OLEH KONTEN KREATOR FILIPINA DAN KONTEN KREATOR INDONESIA DALAM KOMUNIKASI DI MEDIA SOSIAL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PERBANDINGAN TINDAK TUTU BAHASA INDONESIA OLEH KONTEN KREATOR FILIPINA DAN KONTEN KREATOR INDONESIA DALAM KOMUNIKASI DI MEDIA SOSIAL


Pengarang

Abdul Ghafur - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Yunisrina Qismullah Yusuf - 198006172002122003 - Dosen Pembimbing I
Mohd. Harun - 196603051993031003 - Dosen Pembimbing II
Denni Iskandar - 196902161994031003 - Penguji
Ramli - 196312311988101001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2406202010018

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa Indonesia (S2) / PDDIKTI : 88101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakulta FKIP Bahasa Inggris (S2)., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Ghafur, Abdul. (2025). Perbandingan Tindak Tutur Bahasa Indonesia oleh Konten Kreator Filipina dan Konten Kreator Indonesia dalam Komunikasi di Media Sosial. Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala.

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perbandingan tindak tutur bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional oleh konten kreator Indonesia dan bahasa indonesia sebagai bahasa asing oleh konten kreator Filipina dalam komunikasi di media sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis deskriptif. pengumpulan data menggunakan teknik simak, dan catat. Yang menjadi sumber data kajian ini adalah konten kreator Indonesia dan Konten kreator Filipina. Analisis data dilakukan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut: (1) menyeleksi data, yang dilakukan dengan menandai data yang benar-benar diperlukan untuk dianalisis, (2) mengklasifikasikan data berdasarkan tindak tutur konten kreator Indonesia dan Filipina, (3) menganalsis data dilakukan berdasarkan data yang dibutuhkan., dan (4) perbandingan data dilakukan dengan cara membuat tabel serta membuat persentase dari setiap data tuturan yang didapati dari teknik pengumpulan data. Dari hasil kajian ini didapati 199 data tindak tutur yang dihasilkan oleh kedua konten kreator. Dari hasil kajian ini dapat disimpulkan bahwa pada tuturan lokusi kedua konten kreator menunjukkan kesamaan dalam penggunaan tuturan yang bersifat informal atau santai dan juga didapati kesamaan dalam penggunaan kalimat deskriptif. Selain persamaan, terdapat pula perbedaan dalam tuturan ilokusi, di mana konten kreator Filipina cenderung menggunakan tuturan yang lebih kasar serta mengandung gaya bahasa sarkastik. Dalam tindak tutur perlokusi, kedua konten kreator sama-sama memperoleh respons positif dari audiens, yang kemungkinan dipengaruhi oleh jenis video hiburan yang mereka bagikan.

Citation



    SERVICES DESK