Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IDENTIFIKASI KENYAMANAN TERMAL PADA BANGUNAN KOMERSIL (STUDI KASUS : WEDRINK ULEE LHEUE, BANDA ACEH)
Pengarang
ALFA ULIMI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Muslimsyah - 196109281988101001 - Dosen Pembimbing I
Burhan Nasution - 197011022000031002 - Dosen Pembimbing II
Muftiadi - 197203041999031001 - Dosen Pembimbing III
Sofyan - 197112071998021001 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
1804104010080
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Arsitektur (S1) / PDDIKTI : 23201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2025
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kenyamanan termal merupakan faktor penting dalam perancangan bangunan, terutama pada bangunan komersil yang digunakan oleh publik seperti kafe dan restoran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kenyamanan termal pada bangunan Wedrink Ulee Lheue, Banda Aceh, dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Wedrink merupakan bangunan komersil tertutup yang sepenuhnya mengandalkan sistem pendingin udara (AC) tanpa adanya ventilasi alami atau jendela terbuka. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara semi-terstruktur dengan pengunjung dan staf, serta dokumentasi visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenyamanan termal di Weddrink berada pada kategori cukup nyaman, tergantung pada performa sistem AC dan kepadatan pengunjung. Ketika AC berfungsi optimal dan jumlah pengunjung tidak berlebih, suhu dan kelembapan ruang memenuhi standar kenyamanan termal berdasarkan ASHRAE 55. Namun, beberapa area dapat terasa pengap apabila distribusi udara tidak merata atau kapasitas pendinginan tidak mencukupi. Penelitian ini merekomendasikan evaluasi terhadap sistem pendingin dan penataan ruang untuk meningkatkan persebaran udara secara lebih merata.
Kata Kunci : Kenyamanan termal, bangunan komersil, sistem AC, Wedrink Banda Aceh.
Thermal comfort is a crucial factor in building design, particularly in commercial buildings used by the public, such as cafes and restaurants. This study aims to identify the level of thermal comfort in the Wedrink Ulee Lheue building in Banda Aceh using a qualitative approach. Wedrink is a closed commercial building that relies entirely on an air conditioning (AC) system without natural ventilation or open windows. Data collection was conducted through direct observation, semi-structured interviews with visitors and staff, and visual documentation. The results indicate that thermal comfort at Wedrink is considered moderately comfortable, depending on the performance of the AC system and visitor density. When the AC is functioning optimally and the number of visitors is not excessive, the room temperature and humidity meet the thermal comfort standards based on ASHRAE 55. However, some areas can feel stuffy if the air distribution is uneven or the cooling capacity is insufficient. This study recommends evaluating the cooling system and room layout to improve air distribution more evenly. Keywords: Thermal comfort, commercial building, AC system, Wedrink Banda Aceh.
PENGARUH DESAIN COURTYARD TERHADAP KENYAMANAN TERMAL INDEKOS PONDOK PUTEH, LIMPOK, ACEH BESAR (Raihan Affifathul Zahra, 2025)
PENGUKURAN BATIMETRI DI PERAIRAN TELUK ULEE LHEUE-ACEH MENGGUNAKAN ALAT MULTIBEAM ECHOSOUNDER (MBES) (Haddad Rahmat, 2024)
PERENCANAAN ULEE LHEUE WATER LIFE PARK (Abu Bakar Djamil, 2015)
KINERJA SISTEM VENTILASI ALAMI PADA MASJID TUHA ULEE KARENG (NATASYA ZAHIRA SHOFA, 2025)
EVALUASI KENYAMANAN TERMAL PADA BANGUNAN DENGAN PENGHAWAAN ALAMI DI PINGGIR PANTAIRN (STUDI KASUS : MAHA CORNER CAFé, LHOKNGA, ACEH BESAR, ACEH) (Ade Riskia, 2026)