<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="164137">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH BREAKWATER TIPE PILECONE TERHADAP POLA DIFRAKSI GELOMBANG MENGGUNAKAN MODEL NUMERIK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ADE OKTAVIANI WIDYANTI LAHAGU</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Wilayah pesisir Indonesia menghadapi tekanan yang semakin besar akibat aktivitas gelombang laut yang berkelanjutan, perubahan iklim, dan kenaikan muka air laut yang memperparah risiko abrasi serta kerusakan infrastruktur pantai. Untuk merespons kondisi tersebut, diperlukan sistem perlindungan pantai yang efektif dalam meredam gelombang ekstrem sekaligus mengendalikan fenomena difraksi yang dapat memusatkan energi gelombang di wilayah yang seharusnya terlindungi. Breakwater tipe pilecone menjadi salah satu alternatif struktur yang mampu mengombinasikan fungsi peredaman energi dan pengendalian penyebaran gelombang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh konfigurasi pilecone terhadap pola difraksi dan nilai koefisien difraksi (Kd) pada gelombang ireguler. Simulasi dilakukan secara numerik menggunakan metode Smoothed Particle Hydrodynamics (SPH) melalui perangkat lunak DualSPHysics. Struktur disusun dalam formasi grid staggered sebanyak 3 baris dan 5 baris, dengan dua variasi lebar total struktur: 5 m (B1) dan 10 m (B2). Kolam simulasi berukuran 125 m × 50 m × 13 m, dengan tujuh skenario gelombang ireguler berdasarkan tiga variasi tinggi dan periode gelombang, yaitu H1T1 (1,74 m; 6,51 s), H2T2 (2,0 m; 7,0 s), H3T3 (2,4 m; 5,0 s), dan tanpa struktur. Hasil simulasi menunjukkan bahwa nilai Kd menurun seiring bertambahnya lebar struktur. Pada variasi B1, nilai Kd berada pada kisaran 0,76–0,84, sedangkan pada B2 menurun menjadi 0,66–0,76. Pola kontur difraksi memperlihatkan peredaman gelombang di area belakang struktur, walaupun difraksi lateral masih terjadi. Dengan demikian, breakwater tipe pilecone terbukti efektif dalam mereduksi gelombang dan lebar struktur menjadi faktor penting dalam perencanaan desain perlindungan pantai.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>164137</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-21 12:57:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-21 14:50:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>