<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="164087">
 <titleInfo>
  <title>FORMULASI KRIM MINYAK ATSIRI KULIT JERUK PURUT (CITRUS HYSTRIX DC.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Elvira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Farmasi</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Antioksidan merupakan zat yang memiliki kemampuan menetralisir radikal bebas. Kulit wajah merupakan bagian utama yang paling sering mengalami gangguan yang berhubungan dengan radikal bebas. Minyak atsiri kulit jeruk purut merupakan salah satu antioksidan alami yang mengandung senyawa aktif terpenoid, sehingga dapat mencegah dari dampak negatif radikal bebas yang dikembangkan dalam bentuk sediaan krim. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai IC50 minyak atsiri kulit jeruk purut, mengevaluasi sediaan krim sesuai parameter mutu sediaan yang baik serta mengetahui nilai IC50 sediaan krim. Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan menggunakan metode DPPH. Nilai IC50 minyak atsiri kulit jeruk purut yang diperoleh digunakan sebagai acuan penggunaan konsentrasi pada pembuatan sediaan krim.  Nilai IC50 minyak atsiri kulit jeruk purut sebesar 66,32 ppm dan vitamin C sebesar 4,65 ppm. Konsentrasi minyak atsiri kulit jeruk purut yang digunakan dalam formulasi adalah F0 tanpa minyak atsiri (0%), F1 dengan 20 kali IC50 (0,13264%), dan F2 dengan 40 kali IC50 (0,26528%). Hasil evaluasi menunjukkan, ketiga formula berwarna putih susu dengan tekstur semi padat, tidak beraroma pada F0, dan beraroma khas minyak jeruk purut pada F1 dan F2. Sediaan krim homogen, memiliki tipe krim m/a, pH, daya sebar, daya lekat, dan viskositas memenuhi rentang persyaratan yang telah di tentukan baik sebelum maupun setelah uji stabilitas dipercepat. Kesimpulan penelitian ini adalah minyak atsiri kulit jeruk purut memiliki aktivitas antioksidan kuat, sediaan krim dari minyak atsiri kulit jeruk purut memenuhi persyaratan mutu sediaan krim, dan hanya sediaan krim F2 yang memiliki aktivitas antioksidan, dengan kategori lemah.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>164087</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-21 12:30:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-21 15:39:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>