ANALISIS EFISIENSI PRODUKSI GETAH KEMENYAN DIWILAYAH TAPANULI BAGIAN UTARA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS EFISIENSI PRODUKSI GETAH KEMENYAN DIWILAYAH TAPANULI BAGIAN UTARA


Pengarang

Irwan Valentinus Sihotang - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0692010026

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ilmu Ekonomi (S2) / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Megister Ilmu Ekonomi., 2007

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tanaman kemenyan (Styrax Sumatrana) adalah tanaman Endemik di Propinsi Sumatera Utara, menghasilkan getah kemenyan yang bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor produksi yang mempengaruhi Produksi Getah Kemenyan dan efisiensi produksi getah kemenyan di wilayah Tapanuli Bagian Utara.
Penelitian dilaksanakan di Wilayah Tapanuli Bagian Utara, dengan menggunakan data primer hasil wawancara langsung dengan petani kemenyan. Metoda penentuan daerah penelitian dengan metode Purposive pada daerah sentra produksi getah kemenyan di Kabupaten Tapanuli Utara, yaitu Kecamatan Pangaribuan dan Kabupaten Humbang Hasundutan, yaitu Kecamatan Dolok Sanggul. Sedangkan penentuan jumlah petani sampel sebanyak 5 (lima) persen dari populasi petani kemenyan yang ada di daerah tersebut secara Simple Random Sample. Model analisis terdiri dari model produksi dengan menggunakan fungsi produksi Cobb-Douglas dan model efisiensi produksi dengan mengacu pada efisien harga, yaitu perbandingan antara nilai produksi marjinal (NPM) dengan harga input produksi (P).
Adapun hasil penelitian yang diperoleh bahwa faktor-faktor produksi seperti Luas Lahan (LH), Jumlah Tenaga Kerja (TK), Umur Tanaman (UT) dan Jumlah Tanaman yang Menghasilkan (TM) secara serempak mempengaruhi Produksi Getah Kemenyan (Q) pada tingkat kepercayaan (level of significant) 1 persen. Sementara secara parsial, faktor produksi luas lahan tidak berpengaruh nyata terhadap produksi getah kemenyan sedangkan jumlah tenaga kerja, umur tanaman dan jumlah tanaman yang menghasilkan berpengaruh nyata terhadap produksi getah kemenyan pada tingkat kepercayaan 5 persen. Hasil analisis efisiensi produksi, bahwa penggunaan tenaga kerja dan jumlah tanaman yang menghasilkan tidak efisien (sudah berlebihan) sehingga perlu dikurangi.
Implikasi dari penelitian ini adalah peningkatan produksi getah kemenyan di wilayah Tapanuli Bagian Utara masih dapat dilakukan dengan pengembangan tanaman kemenyan melalui penanaman tanaman kemenyan yang baru.

Kata Kunci : faktor produksi, efisiensi produksi, getah kemenyan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK