ANALISIS PENERAPAN ETIKA BISNIS SYARIAH PADA BISNIS RITEL MODERN DI KOTA BANDA ACEH DENGAN MENGGUNAKAN METODE BENCHMARKING (STUDI KASUS ACEH MEUTUAH SWALAYAN DAN LAMNYONG SWALAYAN) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS PENERAPAN ETIKA BISNIS SYARIAH PADA BISNIS RITEL MODERN DI KOTA BANDA ACEH DENGAN MENGGUNAKAN METODE BENCHMARKING (STUDI KASUS ACEH MEUTUAH SWALAYAN DAN LAMNYONG SWALAYAN)


Pengarang

CUT AINAYA FARIDA UMARA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Novi Indriyani Sitepu - 198005012015042001 - Dosen Pembimbing I
Teuku Muhammad Syahrizal - 199004172019031013 - Dosen Pembimbing II
Hendra Halim - 199207012022031006 - Penguji
Syahriyal - 198001012021021101 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2101104010011

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Islam (S1) / PDDIKTI : 60202

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi dan Bisnis., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Perkembangan bisnis ritel modern di Kota Banda Aceh menunjukkan dinamika pesat seiring perubahan gaya hidup masyarakat dan meningkatnya kebutuhan akan kenyamanan berbelanja. Di tengah pertumbuhan ini, muncul tantangan untuk memastikan praktik bisnis berjalan sesuai nilai-nilai etika, khususnya dalam perspektif syariah. Penelitian ini menganalisis penerapan etika bisnis syariah pada dua swalayan modern, yaitu Aceh Meutuah Swalayan dan Lamnyong Swalayan, dengan metode benchmarking sebagai alat evaluasi. Prinsip etika yang dikaji mencakup unity, equilibrium, free will, responsibility, dan benevolence. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif metode studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun keduanya mengadopsi nilai etika syariah, Aceh Meutuah lebih menonjol dalam aspek sosial, sementara Lamnyong unggul dalam efisiensi operasional dan pelayanan. Temuan ini diharapkan memberi kontribusi pada literatur akademik dan menjadi acuan bagi pelaku usaha ritel dalam menerapkan prinsip bisnis beretika dan berkelanjutan.
Kata Kunci: Etika Bisnis Syariah, Ritel Modern, Benchmarking, Banda Aceh

The development of modern retail businesses in Banda Aceh is growing rapidly alongside changes in lifestyle and the increasing demand for shopping convenience. Amid this growth, challenges arise in ensuring that business practices align with ethical values, particularly from a sharia perspective. This study analyzes the application of sharia business ethics in two modern supermarkets, Aceh Meutuah Swalayan and Lamnyong Swalayan, using benchmarking as an evaluation tool. The ethical principles examined include unity, equilibrium, free will, responsibility, and benevolence. This qualitative research applies a case study approach, with data collected through in-depth interviews, observations, and documentation. The results show that while both supermarkets adopt sharia ethical values, Aceh Meutuah stands out in terms of social engagement, while Lamnyong excels in operational efficiency and customer service. These findings are expected to contribute to academic literature and serve as a reference for retail business actors in implementing more ethical and sustainable business practices. Keywords: Islamic Business Ethics, Modern Retail, Benchmarking, Banda Aceh

Citation



    SERVICES DESK