<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="163903">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PETROFISIKA UNTUK MENENTUKAN ZONA RESERVOIR DAN HIDROKARBON DI LAPANGAN BUNGONG SEULEUPOK, CEKUNGAN SUMATRA TENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muharrir Mutiara</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peran dari analisis petrofisika sangat penting dalam mengidentifikasi zona reservoir yang prospek. Oleh karena itu, penelitian ini telah melakukan analisis data sumur (well log), yang berasal dari hasil pengukuran di Lapangan Bungong Seuleupok, Cekungan Sumatra Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan zona prospek reservoir dan hidrokarbon (net reservoir dan net pay) pada tiga (3) formasi, yaitu Beulacan, Beulanggong dan Meugang. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka analisis petrofisika yang dilakukan adalah menggunakan metode Sandstone Petrophysical Workflow (SSPW) dengan memanfaatkan lima belas (15) well log dan tiga (3) batuan inti (cores). Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa potensi net reservoir terbaik ditunjukkan oleh Formasi Meugang yang ditunjukkan oleh karakteristik volume serpih paling rendah, porositas efektif yang baik, dan permeabilitas tinggi serta ketebalan paling tinggi. Sedangkan Formasi Beulanggong menunjukkan potensi yang baik dan Formasi Beulacan menunjukkan potensi yang cukup. Konsekuensinya, Formasi Meugang menjadi formasi dengan potensi net pay (zona hidrokarbon) terbaik, karena memiliki karakteristik saturasi air yang rendah dengan ketebalan paling tinggi. Sedangkan Formasi Beulanggong dikuantifikasikan sebagai potensi yang baik dan Formasi Beulacan menunjukkan potensi yang cukup. Untuk meningkatkan akurasi hasil analisis pada penelitian selanjutnya maka diperlukan kelengkapan data seperti data wireline log dan data batuan inti (core) dengan kualitas yang baik.&#13;
&#13;
Kata kunci: Cekungan-Sumatra-Tengah, petrofisika, SSPW, net-reservoir, net pay</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>163903</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-21 10:17:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-21 10:26:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>