<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="163885">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH DISKUSI POLITIK DI WARUNG KOPI TERHADAP PARTISIPASI PEMILIH SAAT PEMILU KOTA LHOKSEUMAWE TAHUN 2019</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Darania Indah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Penelitian ini menyimpulkan bagaimana suatu ruang publik dapat mempengaruhi masyarakat untuk berpartisipasi dalam politik. Partisipasi politik menjadi suatu prinsip dasar bagi masyarakat dalam mengambil peran melalui aktivitas maupun kegiatan politik negara melalui beberapa macam cara, salah satunya melalui diskusi di ruang publik. Ruang publik merupakan sebuah sarana terbuka yang dapat digunakan oleh siapapun untuk dapat melakukan berbagai aktivitas. Indikator yang digunakan dalam peneltian ini meliputi hubungan antara partisipasi politik terhadap ketersediaan ruang publik dalam lingkungan masyarakat kota Lhokseumawe. Ruang publik sering kali digunakan oleh aktor politisi untuk melakukan lobby politik atau bahkan mempengaruhi masyarakat melalui kampanye-kampanye bahkan kegiatan politik lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah diskusi politik warung kopi dapat mempengaruhi masyarakat untuk berpartisipasi dalam politik. Penelitian ini menggunakan teori Ruang Publik oleh Jurgen Habernas. Secara garis besar teori tersebut menjelaskan bahwa diskusi politik termasuk kedalam partisipasi politik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui penyebaran angket dan observasi.Serta pengolahan data menggunakan metode pengeditan data, transformasi data serta tabulasi data. Serta uji yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan uji validitas, reliabilitas, skala likert, dan uji linearitas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan dari beberapa variabel dalam Diskusi Politik di warung kopi yang diisi oleh responden dengan beberapa distribusi seperti jenis kelamin, usia dan pendidikan terakhir responden, bahwa berdasarkan Diskusi Politik Di Warung Kopi mampu mempengaruhi dan menarik minat masyarakat untuk berpartisipasi untuk mejadi pemilih pada saat pemilu kota Lhokseumawe tahun 2019. Saran dalam penelitian ini agar masyarakat terus ikut berpartisipasi dalam politik dan juga tidak gampang terkena propaganda politik warung kopi yang belum jelas fakta dan datanya.&#13;
Kata Kunci : Diskusi Politik, Partisipasi Politik, Ruang Publik&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>POLITICAL PROCESS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SHOPS (RETAIL TRADE)</topic>
 </subject>
 <classification>324</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>163885</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-21 10:03:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-11 14:59:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>