<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="163783">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PROPERTI BATUAN DAN PENENTUAN ZONA HIDROKARBON BERDASARKAN DATA WELL LOGGING PADA LAPANGAN “A” CEKUNGAN SUMATERA UTARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nur Ella Sari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Saat ini Indonesia mengalami penurunan produksi minyak dan gas bumi yang cukup signifikan. Salah satu upaya untuk mengatasi kondisi tersebut adalah dengan melakukan eksplorasi dan evaluasi cadangan hidrokarbon pada cekungan-cekungan  yang masih memiliki potensi, seperti Cekungan Sumatera Utara. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan pada Lapangan “A”, Cekungan Sumatera Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan indikasi keberadaan zona hidrokarbon melalui analisis petrofisika menggunakan metode interpretasi data well logging. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data log sumur sebanyak 17 sumur, data core, dan informasi litologi daerah penelitian. Evaluasi dilakukan terhadap seluruh sumur dengan menggunakan parameter petrofisika berupa volume shale (Vsh), porositas (ϕ), dan saturasi air (Sw) yang mencakup zona A1 hingga N1. Penentuan nilai cut-off untuk masing-masing parameter dilakukan melalui analisis crossplot antara ϕ terhadap Vsh dan ϕ terhadap Sw. Hasil interpretasi menunjukkan bahwa nilai Vsh berkisar antara 33.6% hingga 76.9%, nilai ϕ berkisar antara 13% hingga 33%, dan nilai Sw berkisar antara 42% hingga 100%. Dari hasil interpretasi tersebut, dua sumur teridentifikasi memiliki indikasi keberadaan hidrokarbon, yaitu sumur A18 dan A35. Sumur A18 pada zona A1 ( 686.95 – 706.77 meter) memiliki saturasi hidrokarbon sebesar 20%. Sumur A35 pada zona A1 (705 – 719 meter) dan C1 (722 – 769 meter) memiliki saturasi hidrokarbon sebesar 51% dan 50% secara berturut-turut. Selain itu, sebagian besar zona menunjukkan porositas yang baik dan kandungan shale yang rendah. Namun, tingginya nilai saturasi air pada beberapa zona mengindikasikan dominasi fluida air, sehingga diperlukan evaluasi lanjutan untuk memastikan potensi hidrokarbon secara lebih akurat.&#13;
&#13;
Kata kunci: Well Logging, Cekungan Sumatera Utara, Zona Prospek Hidrokarbon, Petrofisika&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>163783</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-20 22:40:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-21 09:03:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>