PEMETAAN ZONA POTENSI BAHAYA TSUNAMI BERBASIS DATA GEOSPASIAL DI KABUPATEN PIDIE BERDASARKAN PEMODELAN TSUNAMI 2004 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PEMETAAN ZONA POTENSI BAHAYA TSUNAMI BERBASIS DATA GEOSPASIAL DI KABUPATEN PIDIE BERDASARKAN PEMODELAN TSUNAMI 2004


Pengarang

FITI NURHALIZA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Marwan - 197112311998021003 - Dosen Pembimbing I
Freddy Sapta Wirandha - 199308072020011101 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2104107010016

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Geofisika (S1) / PDDIKTI : 33201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Peristiwa gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Aceh pada tanggal 26 Desember 2004 telah menimbulkan dampak bencana yang sangat besar, termasuk di wilayah Kabupaten Pidie yang terletak di pesisir timur laut Pulau Sumatera. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan ketinggian maksimum gelombang tsunami serta memetakan zona potensi bahaya tsunami di Kabupaten Pidie sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana. Pemodelan dilakukan menggunakan perangkat lunak TUNAMI N2 berbasis simulasi numerik, sedangkan estimasi sebaran genangan dihitung menggunakan pendekatan matematis Berryman. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data topografi, data bathimetri, data tutupan lahan, data kemiringan lereng, serta parameter gempa bumi tahun 2004. Hasil simulasi menunjukkan bahwa ketinggian maksimum tsunami di sepanjang garis pantai Kabupaten Pidie berada pada kisaran 8 hingga 13 meter, dengan nilai tertinggi terdapat di Kecamatan Kota Sigli dan Simpang Tiga. Seluruh zona yang dianalisis mengalami genangan dengan ketinggian lebih dari 3 meter dan diklasifikasikan ke dalam kategori bahaya “awas”. Faktor geospasial seperti kemiringan lereng dan jenis tutupan lahan terbukti memengaruhi sebaran genangan tsunami. Hasil pemetaan zona potensi bahaya tsunami yang diperoleh dari penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar dalam penyusunan rencana tata ruang wilayah serta strategi mitigasi bencana di kawasan pesisir Kabupaten Pidie.
Kata kunci: Tsunami, TUNAMI N2, Berryman, geospasial, simulasi numerik, klasifikasi zona bahaya tsunami

The earthquake and tsunami that occurred in Aceh on December 26, 2004, caused severe disaster impacts, including in the Pidie Regency, which is located on the northeastern coast of Sumatra Island. This study aims to model the maximum tsunami wave height and map the potential tsunami hazard zones in Pidie Regency as part of disaster mitigation efforts. The modeling was conducted using the TUNAMI N2 software based on numerical simulations, while the inundation estimation was carried out using the Berryman mathematical approach. The data used in this study include topographic data, bathymetric data, land cover data, slope data, and earthquake parameters from the 2004 event. The simulation results show that the maximum tsunami height along the coastline of Pidie Regency ranges between 8 and 13 meters, with the highest values recorded in Kota Sigli and Simpang Tiga Districts. All zones analyzed experienced inundation with wave heights exceeding 3 meters and were classified into the “warning” hazard category. Geospatial factors such as slope and land cover types were found to significantly influence the extent of tsunami inundation. The resulting tsunami hazard zoning maps from this study can serve as a foundation for spatial planning and disaster mitigation strategies in the coastal areas of Pidie Regency. Keywords: Tsunami, TUNAMI N2, Berryman, geospatial, numerical simulation, tsunami hazard zoning classification

Citation



    SERVICES DESK