<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="163655">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH JENIS UMPAN TERHADAP HASIL TANGKAPAN RAWAI DASAR DI PERAIRAN LHOK JABOI KECAMATAN SUKAJAYA KOTA SABANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AHMAD DAMAN HURI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Masyarakat nelayan di desa Lhok Jaboi yang mengoperasikan alat tangkap rawai umumnya menggunakan umpan alami ikan merah, cumi cumi, ikan layur, dan  ikan tongkol seperti ikan yang banyak terdapat di perairan Lhok Jaboi, namun nelayan belum mengetahui penggunaan umpan alami apa yang paling cocok dan memberikan hasil tangkapan terbanyak dan harga yang ekonomis. Namun hingga saat ini, belum ada data ilmiah yang menunjukkan jenis umpan alami mana yang paling optimal dalam meningkatkan hasil tangkapan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tiga jenis umpan alami, yaitu ikan todak, ikan layur, dan ikan tongkol, terhadap hasil tangkapan ikan menggunakan rawai dasar di perairan Lhok Jaboi, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang. Penelitian dilaksanakan selama satu bulan, yaitu pada tanggal 4 September hingga 5 Oktober 2023, melalui eksperimen lapangan selama sembilan kali trip penangkapan. Masing-masing jenis umpan digunakan secara bergantian dalam tiga trip. Penangkapan dilakukan menggunakan kapal Samudra dengan rawai dasar sepanjang 140-150 meter dan dengan 30-35 mata pancing dan jaraknya 3-4 m antar mata pancing dioperasikan pada kedalaman dasar perairan rata-rata 20-30 m selama ±14 jam tiap trip. Data yang dikumpulkan meliputi jenis ikan, jumlah individu, dan berat hasil tangkapan per jenis umpan. Data hasil tangkapan dianalisis menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) untuk mengetahui pengaruh jenis umpan terhadap hasil tangkapan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara visual, umpan ikan layur menghasilkan jumlah dan berat tangkapan tertinggi, diikuti oleh ikan todak dan ikan tongkol. Komposisi hasil tangkapan didominasi oleh ikan kakap merah (Lutjanus malabaricus), kakap domba (Lutjanus johnii), dan kerapu merah (Epinephelus spp.). Namun, hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa perbedaan hasil tangkapan antar jenis umpan tidak signifikan secara statistik (p &gt; 0,05). Dengan demikian, ketiga jenis umpan tersebut dapat digunakan secara fleksibel sesuai kondisi dan ketersediaan di lapangan. Penelitian lanjutan disarankan dengan jumlah trip yang lebih banyak dan pengendalian variabel lingkungan untuk memperoleh hasil yang lebih akurat.&#13;
&#13;
Kata kunci: Rawai dasar, umpan, Jaboi Sabang&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FISHERMEN</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BAIT FISHING</topic>
 </subject>
 <classification>799.122</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>163655</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-19 16:19:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-14 10:57:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>