<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="163569">
 <titleInfo>
  <title>ESTIMASI BIOMASSA DAN POTENSI SERAPAN KARBON MANGROVE DI PESISIR KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD HABIBI RAHMAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam mitigasi perubahan iklim karena kemampuannya menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar. Karbon yang diserap oleh mangrove tersimpan dalam bentuk biomassa, di mana semakin besar jumlah biomassa, maka semakin tinggi pula cadangan karbon yang dapat ditampung. Perlu dilakukan penelitian mengenai perhitungan biomassa dan serapan karbon mangrove, karena telah terjadi peningkatan terhadap isu perubahan iklim secara global, khususnya di wilayah pesisir Kota Banda Aceh. Namun, penelitian sebelumnya di wilayah pesisir Banda Aceh masih terbatas dan belum mencakup seluruh area. Maka, penelitian ini dilakukan di seluruh wilayah pesisir Kota Banda Aceh agar data yang didapatkan bisa lebih komprehensif dengan membandingkan data pada stasiun lain. Tujuan dilakukan dari penelitian ini untuk mengestimasi biomassa dan potensi penyerapan karbon pada ekosistem mangrove secara menyeluruh. Penelitian dilakukan di empat kecamatan pesisir, yaitu Meuraxa, Kuta Raja, Kuta Alam, dan Syiah Kuala. Metode yang digunakan adalah metode allometrik non-destruktif untuk menghitung biomassa atas permukaan (AGB) dan bawah permukaan (BGB). Selain itu, analisis karbon organik tanah dilakukan menggunakan metode Walkley and Black di laboratorium Tanah dan Tanaman. Pengambilan sampel untuk menghitung AGB, BGB, dan karbon organik tanah dilakukan dengan tiga kali pengulangan pada setiap stasiun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam spesies mangrove dengan dominasi Rhizophora mucronata. Estimasi biomassa total tertinggi terdapat di Kecamatan Kuta Raja sebesar 274,73 ton/ha dengan stok karbon 129,12 ton/ha, sedangkan terendah di Kecamatan Kuta Alam sebesar 72,49 ton/ha dengan stok karbon 34,07 ton/ha. Rata-rata kandungan karbon organik tanah dari keempat lokasi adalah 4,37%, dengan nilai tertinggi di Kuta Raja (5,79%). Hasil ini menunjukkan bahwa ekosistem mangrove di pesisir Kota Banda Aceh masih dalam kondisi relatif baik dan berpotensi besar dalam menyimpan karbon, menjadikannya elemen penting dalam strategi mitigasi perubahan iklim di wilayah pesisir.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Biomassa, serapan karbon, mangrove, pesisir banda aceh, perubahan iklim. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>163569</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 21:48:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-20 16:05:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>