<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="163565">
 <titleInfo>
  <title>INVESTIGASI DAYA DUKUNG LINGKUNGAN BERDASARKAN ASPEK DAYA DUKUNG FISIK DI PUSAT KOTA LHOKSEUMAWE UNTUK PERENCANAAN RUANG BERKELANJUTAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TASYA NUR VIZAL</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kecamatan Banda Sakti sebagai pusat pemerintahan dan aktivitas ekonomi di Kota Lhokseumawe mengalami pertumbuhan wilayah yang pesat dan laju pembangunan yang signifikan. Urbanisasi yang tidak terkendali, konversi lahan hijau menjadi kawasan terbangun, serta meningkatnya kepadatan penduduk dan permukiman telah memicu permasalahan lingkungan yang kompleks, seperti berkurangnya ruang terbuka hijau, menurunnya kualitas infrastruktur, serta memburuknya kualitas hidup masyarakat. Kondisi ini mengindikasikan perlunya evaluasi daya dukung lingkungan, khususnya dari aspek daya dukung fisik, sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan perencanaan ruang yang lebih adaptif dan berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis kondisi daya dukung lingkungan berdasarkan aspek fisik di Kecamatan Banda Sakti, meliputi ketersediaan lahan, kualitas infrastruktur transportasi dan utilitas, jaringan komunikasi, serta kepadatan bangunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode skoring, yang mengklasifikasikan setiap indikator ke dalam lima kategori berdasarkan tingkat kesesuaiannya terhadap kapasitas lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah di Kecamatan Banda Sakti berada dalam kategori buruk dari sisi daya dukung fisik. Lahan yang tersedia untuk pengembangan semakin terbatas, kualitas infrastruktur belum merata, dan kepadatan bangunan sudah melebihi kapasitas wilayah. Ruang terbuka hijau publik tersisa hanya sekitar 4,8%, jauh dari standar nasional sebesar 20% yang mengindikasikan penurunan fungsi ekologis kota secara signifikan. Kesimpulannya, Kecamatan Banda Sakti saat ini berada pada fase kritis yang membutuhkan intervensi perencanaan ruang berbasis data dan berkelanjutan. Diperlukan penguatan regulasi tata ruang, peningkatan infrastruktur hijau, serta partisipasi masyarakat dalam pengelolaan ruang agar keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan tetap terjaga.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>163565</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 21:33:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-20 16:03:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>