<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="163553">
 <titleInfo>
  <title>SIMULASI PENGARUH KOROSI TERHADAP FREKUENSI ALAMI STRUKTUR BETON BERTULANG MENGGUNAKAN METODE MODAL ANALISIS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MAHFUD</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Korosi pada baja tulangan merupakan salah satu bentuk kerusakan yang paling umum terjadi pada struktur beton bertulang dan dapat memengaruhi kinerja dinamik struktur. Oleh karena itu, pemahaman terhadap dampak korosi terhadap frekuensi alami dan mode deformasi menjadi penting dalam evaluasi kondisi struktural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh korosi pada tulangan baja terhadap perubahan nilai frekuensi alami dan karakteristik dinamis struktur beton bertulang. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode modal analisis dan simulasi frekuensi respon dalam mendeteksi perubahan karakteristik dinamis struktural akibat degradasi material, khususnya yang disebabkan oleh korosi. Simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak COMSOL Multiphysics pada beberapa model yaitu baja tulangan tunggal dan beton bertulang. Parameter yang dianalisis meliputi frekuensi alami, bentuk mode (mode shape), dan frekuensi respon terhadap berbagai kondisi kerusakan. Hasil simulasi menunjukkan korosi pada baja tulangan terbukti menurunkan frekuensi alami dan memengaruhi respons dinamis pada model batang baja tunggal. Namun, pada struktur beton bertulang, pengaruh korosi tidak signifikan selama ikatan beton-baja tetap baik. Nilai frekuensi alami dan amplitudo respons relatif stabil pada semua model simulasi beton bertulang. Analisis modal dan frekuensi respons efektif digunakan sebagai metode deteksi dini terhadap potensi penurunan kekakuan akibat degradasi struktural.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CORROSION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>REINFORCED CONCRETE - STRUCTURAL ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>624.183 41</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>163553</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 19:34:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-27 12:06:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>