<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="163547">
 <titleInfo>
  <title>RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZAHWA LAYA AULIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pertumbuhan penduduk yang terus meningkat di Kota Banda Aceh menyebabkan tingginya kebutuhan akan hunian yang layak dan terjangkau, khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Namun, keterbatasan lahan serta tingginya harga tanah mengakibatkan banyak masyarakat kesulitan memperoleh tempat tinggal yang memadai. Selain itu, sebagian besar Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang bekerja di sektor informal tidak dapat mengakses fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR), sehingga memilih untuk menyewa atau tinggal di rumah yang tidak layak huni. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan perancangan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) sebagai solusi terhadap permasalahan perumahan di Kota Banda Aceh. Perancangan ini mengusung pendekatan arsitektur tropis yang menyesuaikan dengan karakter iklim setempat, seperti pencahayaan alami, ventilasi silang, dan perlindungan terhadap panas serta hujan tropis. Tujuan dari perancangan ini adalah menciptakan hunian vertikal yang aman, nyaman, dan sesuai dengan kondisi iklim serta lingkungan setempat. Metode pendekatan yang digunakan meliputi pengumpulan data lapangan, studi literatur, serta analisis tapak dan kebutuhan ruang yang disesuaikan dengan standar perancangan hunian vertikal. Hasil perancangan diharapkan dapat menjadi alternatif hunian bagi Masyarakat Berpenghasial Rendah (MBR) yang tidak hanya terjangkau secara ekonomi, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas hidup melalui lingkungan permukiman yang tertata, sehat, dan berkelanjutan.&#13;
Kata Kunci: Rumah Susun, Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Hunian Vertikal, Banda Aceh, Arsitektur Tropis&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>163547</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 18:40:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-20 15:52:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>