<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="163523">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI TINGKAT KERUSAKAN PERKERASAN LENTUR MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) PADA JALAN TEUKU NYAK ARIEF STA 5+120 – STA 6+320</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M. RIVAL SIHAB</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (D3)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Laporan Kerja Praktek</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Jalan merupakan infrastruktur vital yang menunjang mobilitas masyarakat, khususnya dalam aspek ekonomi, sosial, dan pendidikan. Jalan Teuku Nyak Arief yang terletak di wilayah Kota Banda Aceh – Aceh Besar memiliki peranan strategis sebagai penghubung kawasan padat aktivitas masyarakat, namun saat ini mengalami berbagai jenis kerusakan permukaan meliputi retak, lubang, dan tambalan yang tidak merata. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis jenis kerusakan dan mengklasifikasi tingkat kerusakan perkerasan lentur pada ruas jalan tersebut menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) berdasarkan standar ASTM D6433. Metode ini dilakukan melalui survei visual terhadap kondisi permukaan jalan, dengan membagi ruas jalan menjadi 3 segmen dari 1200 meter panjang jalan yang ditinjau. Setiap jenis kerusakan diidentifikasi berdasarkan tingkat keparahan luasannya, kemudian dihitung nilai Density, Deduct Value (DV), Corrected Deduct Value (CDV), hingga diperoleh nilai PCI. Hasil evaluasi menunjukkan variasi tingkat kerusakan pada setiap unit sampel, Segmen I memiliki nilai PCI rata-rata 62,25, dikategorikan sebagai FAIR (sedang), Segmen II memiliki nilai PCI rata-rata 41,15, masuk dalam kategori POOR (buruk), Segmen III memiliki nilai PCI rata-rata 83,4, termasuk dalam kategori VERY GOOD (cukup baik). Temuan ini menjadi dasar dalam memberikan rekomendasi penanganan teknis terhadap ruas jalan yang mengalami penurunan kualitas, Segmen I memerlukan pemeliharaan berkala, seperti pelapisan ulang tipis atau penambalan lokal, Segmen II membutuhkan rehabilitasi struktural pada titik-titik dengan kerusakan parah, bahkan rekonstruksi lokal untuk kondisi sangat buruk, Segmen III cukup dilakukan pemeliharaan rutin untuk mencegah perkembangan kerusakan, Dengan tujuan dan manfaat unutk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan serta mendukung kelancaran lalu lintas di kawasan studi.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Pavement Condition Index (PCI), perkerasan lentur, kerusakan jalan, evaluasi kondisi, ASTM D6433.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>163523</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 17:22:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-20 15:32:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>