<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="163495">
 <titleInfo>
  <title>APLIKASI METODE SPLINE KUBIK RNPADA KINEMATIKA OLAHRAGA BULU TANGKIS UNTUK MEMINIMUMKAN ENERGI KINETIK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rahma Dhiyaa Sausan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S2)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Energi yang keluar saat melakukan gerakan smash dalam olahraga bulu tangkis berperan penting dalam performa permainan, sehingga kontrol terhadap variabel ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi gerakan atlet. Penelitian ini memadukan analisis kinematika tiga dimensi dan metode Nonlinear Programming menggunakan pendekatan spline kubik untuk memodelkan koordinat posisi (x,y,z) terhadap waktu. Penelitian ini mengkaji penerapan optimisasi dan kontrol optimal dalam gerakan smash forehand dengan tujuan meminimalkan energi yang dikeluarkan oleh atlet. Metode yang digunakan untuk menganalisis data yaitu metode spline kubik. Kecepatan, yang diperoleh dari turunan pertama fungsi spline posisi, digunakan sebagai indikator utama untuk menghitung energi. Penelitian ditujukan pada segmen tubuh yang memiliki kontribusi terbesar dalam menghasilkan tenaga saat smash, yaitu pergelangan tangan kanan. Pola gerakan hasil optimisasi meminimumkan energi dibandingkan dengan pola gerakan spline kubik biasa merupakan hasil yang diperoleh pada penelitian ini. Perbandingan kedua pola gerakan tersebut menunjukkan bahwa spline kubik biasa menggambarkan gerakan yang tajam dapat digunakan untuk memahami dinamika dan kecepatan tinggi, namun spline kubik meminimumkan energi dapat memvisualisasikan jalur gerakan yang lebih minim sehingga cocok untuk optimasi gerakan yang menghindari risiko terjadinya cedera. Kesimpulan yang dihasilkan pada penelitian ini adalah spline kubik meminimumkan energi lebih efisien untuk menggambarkan pola gerakan.&#13;
Kata kunci: Smash, Optimisasi, Spline Kubik, NLP, Meminimumkan Energi.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>163495</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 16:42:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-20 15:02:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>