<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="163475">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI LAPISAN KERAS MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK RESISTIVITAS PADA LOKASI PEMBANGUNAN PLTA MEUREUDU PIDIE JAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIZCA ABELLIYA PUTRY</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah satu komponen penting dalam pembangunan PLTA adalah terowongan yang mengalirkan air menuju turbin. Turbin ini mengubah energi air bertekanan tinggi menjadi energi mekanik untuk memutar generator dan menghasilkan listrik. Oleh karena itu, pembangunan PLTA memerlukan design yang komplit dan perencanaan yang matang agar tidak terjadi kegagalan. Salah satu tahap penting dalam perencanaan adalah analisis penampang struktur bawah permukaan di lokasi pembangunan. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi lapisan keras menggunakan metode Geolistrik 2D  konfigurasi wenner-schlumburger pada lokasi pembangunan PLTA Meureudu Pidie. Kajian geoteknik dan geofisika sangat diperlukan guna mengetahui karakteristik tanah dan batuan di sepanjang lintasan terowongan, serta untuk mengidentifikasi potensi risiko seperti zona lemah, rekahan, atau batuan tidak stabil. Penelitian ini dilakukan pada 3 lintasan untuk melihat distribusi nilai resistivitas di daereah penelitian. Data yang diperoleh diolah menggunkan software Res2Dinv, kemudian diperoleh rentang nilai resistivitas antara 37,6 Ωm hingga 956 Ωm. Nilai resistivitas 37,6 Ωm hingga 100 Ωm diprediksi sebagai batuan lempung, nilai resistivitas 100 Ωm hingga 500 Ωm diprediksi sebagai pasir, kerikil, dan bongkahan, kemudian nilai resistivitas 500 Ωm hingga 956 Ωm diprediksi sebagai batugamping yang merupakan batuan lapisan keras dengan daya dukung tinggi. Batugamping ini diperkirakan cocok dasar pondasi pembangunan PLTA.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>163475</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 16:19:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 16:39:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>