RESIDU ANTIBIOTIK GOLONGAN TETRASIKLIN (OKSITETRASIKLIN) PADA TELUR AYAM RAS DI PASAR KEBON ROEK KOTA MATARAM | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

RESIDU ANTIBIOTIK GOLONGAN TETRASIKLIN (OKSITETRASIKLIN) PADA TELUR AYAM RAS DI PASAR KEBON ROEK KOTA MATARAM


Pengarang

FIQIH RIZKI AULIA PRATIWI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1402101020125

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

RESIDU ANTIBIOTIK GOLONGAN TETRASIKLIN (OKSITETRASIKLIN) PADA TELUR AYAM RAS DI PASAR KEBON ROEK KOTA MATARAM

Oleh:
Fiqih Rizki Aulia Pratiwi


Pangan asal ternak sangat dibutuhkan untuk menunjang kehidupan dan kualitas hidup manusia. Salah satu pangan asal ternak yang umum dikonsumsi adalah telur. Keberadaan residu obat hewan golongan antibiotik pada telur telah dilaporkan di Indonesia, beberapa penelitian terhadap residu antibiotik pun telah dilakukan oleh Dinas Peternakan Provinsi Kota Mataram.
Penelitian ini di tujukan untuk mengetahui apakah terdapat residu antibiotik golongan Oksitetrasiklin pada telur ayam ras yang dijual di pasar Kebon Roek Kota Mataram. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif, pengambilan sampel secara acak pada tiga pedagang, jumlah sampel sebanyak 27 sampel, dengan jenis sampel telur ayam ras. Pengujian residu yang digunakan yaitu uji tapis. Data dianalisa dengan jumlah sampel yang positif dibagi dengan jumlah seluruh sampel yang digunakan.
Penelitian dimulai dari tanggal 3 Oktober sampai dengan 20 Oktober 2011, dan pemeriksaan sampel dilakukan di Laboratorium Kesehatan Masyarakat Veteriner Banyumulek, Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Hasil penelitian pada bulan Oktober menunjukkan bahwa 27 sampel telur yang diperiksa tidak mengandung residu antibiotik Golongan Tetrasiklin (Oksitetrasiklin), jadi porsentase hasil pemeriksaan adalah 0%. Mengingat asal telur berasal dari daerah yang berbeda, maka setelah dianalisa terhadap kemungkinan adanya perbedaan daerah hambatan antibiotik ternyata telur dari 2 daerah yang berbeda yaitu bangli dan jawa timur tidak mempunyai perbedaan yang signifikan dimana ? > 0,05.

Kata kunci: Residu, telur, Oksitetrasiklin.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK