<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="163417">
 <titleInfo>
  <title>PENENTUAN POTENSI HIDROKARBON DENGAN MENGHITUNG VOLUMETRIK PADA RESERVOIR LAPANGAN “SC”, CEKUNGAN SUMATRA UTARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZAHRINA AMALIA ANANDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kebutuhan energi hidrokarbon di Indonesia semakin meningkat, sehingga pemerintah harus mengimpor hidrokarbon, baik mentah ataupun sudah siap pakai untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Oleh karena itu, upaya eksplorasi penelitian tentang keterdapatan hidrokarbon terus dilakukan. Penelitian ini telah menganalisis data well log dan petrofisika untuk memetakan potensi hidrokarbon/original gas-in-place (OGIP) dengan menggunakan metode volumetrik. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data lapangan “SC” Cekungan Sumatra Utara melalui proses pengolahan dengan menggunakan software Petrel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, berdasarkan nilai original gas-in-place (OGIP) yang diperoleh, terdapat lima (5) reservoir yang prospek dari 8 target reservoir yang dianalisis. Sementara itu, sisanya merupakan reservoir yang tidak memiliki prospek hidrokarbon karena memiliki nilai OGIP yang rendah bahkan mencapai 0 (jenuh air). Oleh karena itu titik pemboran yang direkomendasikan untuk dilakukan terdapat pada reservoir F dan H, reservoir E, serta reservoir C dan D, sebagai upaya pengembangan lapangan hidrokarbon lanjutan. Reservoir-reservoir tersebut memiliki nilai OGIP dari paling tinggi ke paling rendah secara berurutan. Nilai OGIP yang dianalisis, cylindrical shape fasies, berkaitan erat dengan tipe lingkungan pengendapan. Penggunaan data tambahan seperti data seismik maupun data core diharapkan dapat meningkatkan ketepatan interpretasi terhadap data yang belum tersedia dalam penelitian ini. Dengan demikian, informasi yang diperoleh akan menjadi referensi yang lebih komprehensif untuk mendukung perencanaan dan pengembangan lapangan hidrokarbon (gas) di Cekungan Sumatra Utara secara lebih akurat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>163417</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 15:15:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 15:17:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>