<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="163405">
 <titleInfo>
  <title>DYNAMIC GOVERNANCE DALAM PENATAAN PEDAGANGRNKAKI LIMA PASAR BINA USAHA MEULABOHRNKABUPATEN ACEH BARAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RATNA DEWI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) merupakan isu yang kompleks di banyak&#13;
daerah, termasuk di Kabupaten Aceh Barat. Di pasar Bina Usaha Meulaboh,&#13;
keberadaan PKL sering menimbulkan persoalan seperti kemacetan,&#13;
ketidakteraturan tata ruang, serta konflik antara pedagang dan pihak pemerintah.&#13;
Dalam upaya menciptakan ketertiban tanpa mengabaikan aspek sosial ekonomi&#13;
masyarakat kecil, dibutuhkan pendekatan kebijakan yang responsif, kreatif, dan&#13;
melibatkan berbagai pihak. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah&#13;
dynamic governance, yang mengedepankan kemampuan pemerintah dalam berpikir&#13;
ke depan (think ahead), berpikir kembali (think again), kerja sama lintas sektor&#13;
(think across). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana prinsip-prinsip&#13;
dynamic governance diterapkan dalam proses penataan PKL di Pasar Bina Usaha&#13;
Meulaboh. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan&#13;
teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan&#13;
dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dynamic Governance dalam&#13;
penataan pedagang kaki lima pasar bina usaha meulaboh belum optimal,dapat&#13;
dilihat dari penerapan prinsip think ahead masih lemah karena perencanaan&#13;
kebijakan masih berorientasi pada angka pendek dan belum menyentuh aspek&#13;
perbaikan menyeluruh. Sementara itu, prinsip think again mulai diterapkan melalui&#13;
kegiatan evaluasi dan penyesuaian kebijakan yang masih terbatas pada tingkat&#13;
pelaksanaan. Adapun prinsip think across belum optimal, karena partisipasi antar&#13;
instansi masih belum berjalan dengan baik. Faktor-faktor penghambat pada&#13;
dynamic governance dalam penataan pedagang kaki lima pasar bina usaha&#13;
meulaboh ada pada faktor internal dan faktor eskternal. Faktor internal adalah&#13;
hambatan yang terjadi atau dialami oleh pemerintah pada saat penggusuran dan&#13;
penataan pedagang kaki lima pasar bina usaha, sedangkan faktor eksternal adalah&#13;
hambatan yang terjadi atau dialami oleh pedagang kaki lima, pedagang pasar dan&#13;
masyarakat dalam proses penataan pedagang kaki lima pasar bina usaha meulaboh.&#13;
Pemerintah Aceh Barat sebaiknya memperkuat peningkatan koordinasi lintas&#13;
sektor, pendekatan yang adil dan partisipatif, serta evaluasi berkelanjutan berbasis&#13;
prinsip dynamic governance. Penambahan anggaran juga perlu dipertimbangkan&#13;
guna mendukung infrastruktur, pemberdayaan pedagang, serta pengawasan yang&#13;
berkelanjutan agar penataan berjalan efektif dan berkelanjutan.&#13;
Kata kunci: Dynamic Governance, Penataan, Pedagang Kaki Lima, Meulaboh</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>163405</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 14:53:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 15:14:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>