PENGGUNAAN OVITRAP INDEX DAN ENTOMOLOGY INDEX UNTUK MENDETEKSI SEBARAN AEDES SP DI KECAMATAN KLUET UTARA KABUPATEN ACEH SELATAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGGUNAAN OVITRAP INDEX DAN ENTOMOLOGY INDEX UNTUK MENDETEKSI SEBARAN AEDES SP DI KECAMATAN KLUET UTARA KABUPATEN ACEH SELATAN


Pengarang

Syahrul Rahmanda - Personal Name;

Dosen Pembimbing

M. Ali S - 195903251986031003 - Dosen Pembimbing I
Safrida - 198008052005012003 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2106203010007

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Biologi (S2) / PDDIKTI : 84105

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Nyamuk Aedes sp termasuk ordo Diptera yang merupakan vector penyakit DBD di seluruh dunia. Salah satu cara menanggulangi DBD yaitu dengan melakukan survei jentik dan Ovitrap perangkap telur nyamuk untuk memutus siklus hidup Aedes sp. Penelitian ini bertujuan untuk mencari Ovitrap Indeks dan Indeks Entomologi di Kecamatan Kluet Utara. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Teknik Single Larvae Method dengan penentuan lokasi berdasarkan Random Sampling untuk mendapatatkan data Indeks Entomologi sedangkan data Ovitrap Indeks dengan menggunakan perangkap ovitrap yang diletakkan pada setiap lokasi penelitian terbagi atas dalam dan diluar rumah. Populasi penelitian ini adalah seluruh telur dan jentik Aedes sp yang terdapat di Kecamatan Kluet Utara sedangkan sampel pada peneltian ini adalah jentik dan telur yang terdapat di lokasi penelitian sebanyak 180 rumah terbaagi atas sembulan desa dari tiga kemukiman. Analisi data menggunakan rumus Indeks Entomologi dan rumus Ovitrap Indeks, rumus Angka Bebas Jentik (ABJ) serta rumus uji kelayakan buku saku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat total 9012 butir telur yang terperangkap di Ovitrap sehingga sebaran telur Aedes sp di Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan tinggi dengan indek berkisar 60,36 % . Hasil penelitian Indeks Entomologi di Kecamatan Kluet Utara terdapat 86 rumah positif larva dengan nilai HI 47.78%, CI 29.58 % dan BI 198.89 % sehingga dikatogorikan tinggi. Indikator ABJ sebesar 47,77 % sehingga kecamatan Kluet Utara dinyatakan masih dibawah indikator sehingga beresiko terjadinya persebaran penyakit DBD. Hasil uji kelayakan terhadap Buku Saku diperoleh skor penilaian dengan kategori sangat layak dengan nilai 85.90 % pada indikator materi dan 84% pada indicator bidang media. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan Indeks Entomologi dan Ovitrap Indeks di Kecematan Kluet Utara dikategorikan tinggi sehingga disarankan untuk senantiasa melakukan upaya pencegahan penyakit DBD seperti melakukan 3M Plus, kebersihan lingkungan, survei Tempat Penampungan Air (TPA), pengolahan sampah rumah tangga yang baik dan membersihkan kamar mandi secara berskala.

Kata kunci: Aedes sp, Ovitrap, DBD, Indeks Entomologi, Jentik

Aedes mosquitoes belong to the order Diptera and are vectors of dengue hemorrhagic fever (DHF) worldwide. One of the efforts to control DHF is by conducting larval surveys and using ovitraps to interrupt the life cycle of Aedes mosquitoes. This study aimed to determine the Ovitrap Index and Entomological Index in Kluet Utara Subdistrict. The method used in this research was the Single Larvae Method with sampling locations determined by random sampling to obtain entomological index data, while the Ovitrap Index data were collected using ovitrap traps placed at each research location, both indoors and outdoors. The study population included all Aedes eggs and larvae found in Kluet Utara, while the sample consisted of eggs and larvae found in 180 houses across nine villages from three settlements. Data analysis employed formulas for the Entomological Index, Ovitrap Index, Free Larvae Index (FLI), and pocketbook feasibility test. The results showed a total of 9,012 Aedes eggs were trapped, indicating a high egg distribution in Kluet Utara Subdistrict with an Ovitrap Index of 60.36%. The Entomological Index results revealed 86 houses were positive for larvae, with a House Index (HI) of 47.78%, Container Index (CI) of 29.58%, and Breteau Index (BI) of 198.89%, all categorized as high. The Free Larvae Index (FLI) was 47.77%, indicating that Kluet Utara is still below the safety threshold and remains at risk for DHF transmission. The feasibility test for the pocketbook yielded a very feasible score, with 85.90% for material indicators and 84% for media indicators. Based on these findings, it can be concluded that both the Entomological Index and Ovitrap Index in Kluet Utara Subdistrict are categorized as high. Therefore, it is recommended to continuously implement DHF prevention measures such as 3M Plus (draining, covering, and recycling), maintaining environmental hygiene, inspecting water storage containers, proper household waste management, and regularly cleaning bathrooms. Keywords: Aedes sp., Ovitrap, Dengue Hemorrhagic Fever (DHF), Entomological Index, Larvae

Citation



    SERVICES DESK