GAMBARAN REGULASI EMOSI PADA REMAJA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

GAMBARAN REGULASI EMOSI PADA REMAJA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI BANDA ACEH


Pengarang

CHAIRUNISA JASMINE ISRAR - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Syarifah Rauzatul Jannah - 197702242002122001 - Dosen Pembimbing I
Farah Dineva.R - 198910162020122002 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2112101010075

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keperawatan., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

612..823 2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Remaja merupakan kelompok usia yang sedang mengalami transisi dari masa kanak-kanak menuju dewasa, ditandai dengan perubahan signifikan pada aspek biologis, kognitif, dan emosional. Salah satu kemampuan penting yang perlu dimiliki pada masa ini adalah regulasi emosi. Adanya perubahan selama masa transisi remaja berkaitan dengan regulasi emosi yang mengacu pada kemampuan untuk menerapkan strategi dalam memodifikasi respon emosional yang selaras. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran regulasi emosi pada remaja di SMAN 2 Banda Aceh berdasarkan dua strategi utama, yaitu reappraisal cognitive dan expressive suppression. Desain penelitian menggunakan metode cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 258 siswa yang dipilih secara simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi regulasi emosi yang paling dominan digunakan oleh siswa adalah reappraisal cognitive (71,3%), dengan skor paling banyak berada pada kategori sedang dan pada strategi expressive suppression, skor paling banyak juga berada pada
kategori sedang (70,1%). Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar remaja mampu menggunakan pendekatan kognitif untuk mengelola emosi mereka secara adaptif. Diharapkan peran serta orang tua, guru, dan lingkungan sekolah dalam memberi dukungan dan responsif untuk membantu remaja mengembangkan strategi regulasi emosi yang lebih adaptif, khususnya melalui interaksi sosial yang berkualitas dan kegiatan yang seimbang.

Adolescence is an age group that is undergoing a transition from childhood to adulthood, marked by significant changes in biological, cognitive, and emotional aspects. One of the important abilities that need to be possessed at this time is emotional regulation. Changes during the adolescent transition period are related to emotional regulation which refers to the ability to apply strategies in modifying emotional responses that are in harmony. This study aims to determine the description of emotional regulation in adolescents at SMAN 2 Banda Aceh based on two main strategies, namely cognitive reappraisal and expressive suppression. The research design used a cross-sectional method. The sample in this study amounted to 258 students selected by simple random sampling. The results showed that the most dominant emotional regulation strategy used by students was cognitive reappraisal (71.3%), with the most scores in the moderate category and in the expressive suppression strategy, the most scores were also in the moderate category (70.1%). This shows that most adolescents are able to use a cognitive approach to manage their emotions adaptively. It is hoped that the role of parents, teachers, and the school environment in providing support and responsiveness to help adolescents develop more adaptive emotional regulation strategies, especially through quality social interactions and balanced activities.

Citation



    SERVICES DESK