<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="163355">
 <titleInfo>
  <title>STUDI PERTUMBUHAN TANAMAN FAST GROWING PADA AREAL REKLAMASI PT MIFA BERSAUDARA KABUPATEN ACEH BARAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yuni Septia Riharja.tj</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sektor pertambangan telah mempengaruhi penurunan jumlah tutupan lahan akibat dari aktivitas pertambangan terbuka. Peraturan Menteri Kehutanan Nomor: P.4/Menhut-II/2011 tentang Pedoman Reklamasi Pasca Pertambangan Dalam Areal Hutan, menyatakan bahwa setiap perusahaan tambang dan energi mempunyai kewajiban untuk melakukan reklamasi areal pasca pertambangan atas areal hutan yang dipinjam-pakai. Keberhasilan reklamasi sangat bergantung pada pemilihan jenis tanaman fast growing yang tepat serta pengelolaan lahan yang baik. Umumnya, pada lahan pasca tambang terdapat permasalahan kesuburan tanah, baik rendahnya kandungan unsur hara tanah, adanya perubahan tekstur dan struktur tanah sehingga dapat terhambatnya pertumbuhan tanaman.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pertumbuhan tanaman fast growing pada areal reklamasi dan persentase tumbuh tanaman pada areal reklamasi PT. Mifa Bersaudara. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari hingga Mei 2025 di areal reklamasi pasca tambang PT. Mifa Bersaudara. Parameter yang diukur ialah tinggi dan diameter tanaman fast growing. Metode yang digunakan ialah metode sistematik sampling, intensitas sampling 3% dengan pengamatan langsung di lapangan, serta analisis statistik deskriptif dan analisis riap tanaman dan persentase tumbuh tanaman. Hasil penelitian berdasarkan pengamatan dan analisis menunjukkan bahwa, rata-rata tinggi tanaman pada ahun tanam 2017 lebih unggul dibandingkan dengan tahun tanam 2018. Berbanding terbalik dengan diameter rata-rata tahun tanam 2018 lebih unggul dibandingkan tahun tanam 2017. Spesies sengon laut memiliki riap tinggi yang paling besar pada dua tahun tanam yang berbeda dengan pertambahan riap per tahun sebesar 2,5 dan 1,78 m/th. Spesies gmelina memiliki pertambahan riap tinggi yang lebih kecil pada kedua tahun tanam yaitu 1,07 dan 1,18m/th.  Riap diameter pada tanaman yang paling besar yaitu sengon laut dengan 3,17 pada tahun tanam 2017 dan 5,3 pada tahun tanam 2018. Sengon buto memiliki pertambahan riap diameter 4 cm/th dan 4,82 cm/th. Gmelina memiliki riap yang paling kecil yaitu 1,93 cm/th dan 2,34 cm/th, dibandingkan dengan sengon laut dan sengon buto. Hasil analisis persentase tumbuh tanaman tahun tanam 2017 berada pada kategori 4 dengan nilai sebesar 80% sedangkan tahun tanaman 2018 berada pada kategori 3 dengan nilai persentase sebesar 70%.&#13;
Kata kunci: Reklamasi pasca tambang, Pertumbuhan tanaman, Tanaman fast growing&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>163355</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 12:56:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 15:27:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>