<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="16335">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMASANGAN DOUBLE-J STENT TERHADAP TIMBULNYA LOWER URINARY TRACT SYMPTOMS DI RSUDZA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>T. Okky Radhinal Akhyar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Double – J stent merupakan alat untuk mempermudah aliran urin dari ginjal ke kandung kemih akibat adanya obstruksi. Pemasangan DJ stent pada ureter, baik unilateral maupun bilateral memiliki makna sebagai implantasi benda asing pada tubuh yang dapat menimbulkan komplikasi dan morbiditas yang telah menimbulkan banyak kasus yang berhubungan dengan Lower Urinary Tract Symptoms (LUTS) (60%). Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemasangan DJ stent terhadap timbulnya LUTS di RSUDZA Banda Aceh. Dari Total Sampling selama periode penelitian didapatkan sampel sebanyak 35 responden. Hasil penelitian didapatkan bahwa responden yang setelah 7 hari terpasang double-j stent pada unilateral ginjal yang paling banyak mengalami gejala sedang yang diukur dengan skala IPSS, dengan persentase 75,0%. Sedangkan responden yang terpasang double-j stent pada bagian bilateral ginjal paling banyak mengalami gejala berat yang diukur dengan skala IPSS, dengan persentase 72,7%. Selanjutnya dengan menggunakan uji Fisher didapatkan bahwa pemasangan DJ stent berpengaruh terhadap timbulnya LUTS setelah 7 hari pemasangan dengan nilai p = 0.011 (p &lt; 0.05).&#13;
Kata Kunci: Double-J Stent, Lower Urinary</note>
 <subject authority="">
  <topic>LOWER EXTREMINITES-MEDICANE</topic>
 </subject>
 <classification>616.71</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>16335</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-09-11 15:03:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-09-14 10:10:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>