<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="163333">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI PEMERINTAH KABUPATEN ACEH TENGAH DALAM PROGRAM PEMBANGUNAN DESTINASI PARIWISATA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD ANSHAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas llmu Sosial dan Politik (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pariwisata merupakan salah satu sektor penting yang memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Kabupaten Aceh Tengah memiliki potensi pariwisata yang besar, terutama dari segi kekayaan alam dan budaya. Namun, pemanfaatan potensi tersebut belum berjalan maksimal. Permasalahan seperti keterbatasan infrastruktur, kurangnya fasilitas pendukung, rendahnya kapasitas sumber daya manusia, serta belum optimalnya peran masyarakat dan pelaku usaha menjadi tantangan utama. Melihat kondisi ini, evaluasi terhadap program pembangunan destinasi pariwisata yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menjadi penting untuk dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana efektivitas program pembangunan destinasi pariwisata serta mengidentifikasi proses penentuan destinasi pariwisata yang dijalankan pemerintah daerah. Penelitian ini menggunakan teori Evaluasi Program Model CIPP (Context, Input, Process, Product) yang dikembangkan oleh Daniel Stufflebeam. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek context, program telah disusun sesuai dengan kebutuhan daerah namun belum ditunjang oleh analisis lingkungan yang komprehensif. Dari aspek input, ditemukan keterbatasan pada anggaran, tenaga profesional, serta infrastruktur pendukung wisata. Pada aspek process, pelaksanaan program belum berjalan optimal karena lemahnya koordinasi antarinstansi dan rendahnya partisipasi masyarakat. Sedangkan dari aspek product, terjadi peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, namun belum berdampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat dan peningkatan PAD.Kesimpulannya, program pembangunan destinasi pariwisata masih belum efektif secara menyeluruh. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan melalui peningkatan kapasitas kelembagaan, penguatan koordinasi lintas sektor, serta pelibatan aktif masyarakat lokal agar pengembangan pariwisata menjadi lebih berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Pariwisata, Evaluasi Program Model CIPP, Aceh Tengah.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>163333</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 12:30:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 14:39:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>