<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="16333">
 <titleInfo>
  <title>JANTANISASI IKAN MUJAIR (OREOCHROMIS MOSSAMBICUS) MENGGUNAKAN HORMON METHYL TESTOSTERON (MT) ALAMI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Silmi Wardani, S.kh</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>JANTANISASI IKAN MUJAIR (Oreochromis Mossambicus) MENGGUNAKAN HORMON METHYL TESTOSTERON (MT) ALAMI&#13;
Silmi Wardani (0902101010079)&#13;
ABSTRAK&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh hormon Methyl Testosteron (MT) alami terhadap tingkat jantanisasi larva mujair (Oreochromis mossambicus). Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental dengan 3 kelompok perlakuan dan 3 kelompok ulangan menggunakan 30 larva mujair berumur 10 hari. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan I sebagai kontrol, Larva ikan diberi pakan berupa pelet komersil dan diberikan secara adlibitum. Perlakuan II dengan Perendaman, Larutkan sebanyak 0,25 gram hormon MT ke dalam 2 liter air yang berisi 30 larva ikan, didiamkan selama 20 jam, selanjutnya ikan dipelihara seperti pada perlakuan kontrol. Perlakuan III melalui pakan, larva ikan diberi pakan yang mengandung hormon Methyl Testosterone selama 21 hari Pemberian pakan dilakukan tiga kali sehari yaitu pagi pukul 08:00, siang pukul 12.00, dan sore pukul 17:00, selama 21 hari dengan dosis 5% dari berat badan salanjurnya larva dipelihara seperti pada perlakuan Kontrol. Parameter yang di amati adalah persentase jenis kelamin jantan. Pengamatan dilakukan pada hari ke 40. Rata-rata (±SD) Jumlah persentase rata-rata ikan jantan pada kelompok P0 44,99±7,73, PI 184,74±0,79 dan PII 188,36±4,33. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jantanisasi ikan mujair (Oreochromis mossambicus) pada PI (perendaman) dan PII (pakan) berpengaruh sangat nyata (P</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>16333</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-09-11 14:59:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-09-11 15:21:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>