<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="163327">
 <titleInfo>
  <title>ANALISA PENGARUH VARIASI JUMLAH LUBANG RNINJEKTOR TERHADAP NILAI TORSI DAN RNKONSUMSI BAHAN BAKAR PADA MESIN RNPEMBAKARAN DALAM MOBIL MALEM DIWA RNURBAN R.6.0</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SULTHAN FATIN RIZQULLAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Optimalisasi sistem pembakaran merupakan faktor kunci dalam pengembangan &#13;
kendaraan hemat energi. Salah satu elemen penting dalam sistem ini adalah &#13;
konfigurasi jumlah lubang injektor, yang memengaruhi distribusi bahan bakar, &#13;
efisiensi pembakaran, dan performa mesin. Penelitian ini bertujuan untuk &#13;
menganalisis pengaruh variasi jumlah lubang injektor terhadap torsi dan konsumsi &#13;
bahan bakar, serta menenetukan konfigurasi jumlah lubang injektor yang paling &#13;
efisien untuk mesin Malem Diwa Urban R.6.0. Tiga konfigurasi injektor diuji, yaitu &#13;
4, 6, dan 8 lubang, dengan rentang putaran mesin 2400–6400 RPM menggunakan &#13;
chassis dynamometer dan perangkat lunak Super Dyno BRT. Hasil pengujian &#13;
menunjukkan bahwa injektor 6 lubang memberikan performa paling optimal, &#13;
dengan torsi maksimum 11,1 Nm, daya maksimum 9,3 HP, konsumsi bahan bakar &#13;
minimum 6,02 mL/menit, SFC terendah 0,157 kg/HP·jam, dan efisiensi termal &#13;
tertinggi 36,65%. Injektor 4 lubang cukup efisien pada RPM menengah, namun &#13;
kurang stabil pada RPM tinggi. Sementara itu, injektor 8 lubang cenderung boros &#13;
dan tidak efisien akibat over-fueling. Berdasarkan hasil analisis, injektor 6 lubang &#13;
direkomendasikan sebagai konfigurasi optimal karena mampu memberikan &#13;
kombinasi terbaik antara performa mesin dan efisiensi energi, sesuai dengan &#13;
kebutuhan kendaraan hemat energi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>163327</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 12:21:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 14:37:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>