Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERANCANGAN MUSEUM GUNUNG LEUSER
Pengarang
T.M. INAYATUL ULWAN - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nasrullah Ridwan - 196805191999031001 - Dosen Pembimbing I
Mirza Fuady - 197002242008121002 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2104104010007
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Arsitektur (S1) / PDDIKTI : 23201
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2025
Bahasa
Indonesia
No Classification
727.6
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) adalah salah satu kawasan konservasi
terpenting di dunia, dengan keanekaragaman hayati yang luar biasa dan menjadi
rumah bagi spesies langka seperti harimau Sumatra, orangutan, gajah, dan badak.
Namun, meskipun memiliki nilai ekologi yang sangat tinggi, kesadaran masyarakat
terhadap pentingnya pelestarian kawasan ini masih sangat rendah. Kurangnya
pemahaman dan pengetahuan tentang peran Gunung Leuser dalam menjaga
keseimbangan ekosistem global dan ancaman serius yang dihadapinya, seperti
deforestasi, perburuan liar, perambahan untuk perkebunan ilegal, dan perubahan
iklim, menjadi masalah utama. Hal ini memperburuk kerusakan yang terjadi di
kawasan ini dan menghambat upaya konservasi yang lebih efektif. Untuk itu,
perancangan Museum Gunung Leuser menjadi sangat penting, sebagai sarana
edukasi yang dapat mengedukasi masyarakat mengenai kekayaan alam dan
keanekaragaman hayati kawasan ini, serta memberikan pemahaman yang lebih
mendalam mengenai ancaman yang dihadapi. Museum ini dirancang sebagai pusat
informasi yang menginspirasi kesadaran publik tentang perlunya menjaga dan
melestarikan ekosistem Leuser, sekaligus mendukung upaya pelestarian dan
pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Dengan demikian, museum ini
dapat berfungsi sebagai alat yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan
masyarakat dan memperkuat komitmen terhadap pelestarian alam di Gunung
Leuser.
Gunung Leuser National Park (TNGL) is one of the most important conservation areas in the world, with extraordinary biodiversity and home to rare species such as Sumatran tigers, orangutans, elephants, and rhinos. However, despite its extremely high ecological value, public awareness of the importance of conserving this area remains very low. The lack of understanding and knowledge about Gunung Leuser's role in maintaining global ecosystem balance and the serious threats it faces, such as deforestation, poaching, encroachment for illegal plantations, and climate change, are major issues. This exacerbates the damage occurring in the area and hinders more effective conservation efforts. Therefore, the design of the Gunung Leuser Museum is crucial as an educational tool to educate the public about the natural wealth and biodiversity of this area, as well as provide a deeper understanding of the threats it faces. The museum is designed as an information center that inspires public awareness of the need to protect and conserve the Leuser ecosystem, while supporting conservation efforts and sustainable management of natural resources. As such, the museum can serve as an effective tool to enhance public knowledge and strengthen commitment to nature conservation in Gunung Leuser.
PERANCANGAN MUSEUM GUNUNG LEUSER (T.M. INAYATUL ULWAN, 2025)
MUSEUM ARSITEKTUR DI ACEH (HADANA SIWANGGI, 2020)
MUSEUM PERJUANGAN ACEH DI BANDA ACEH (Ulia Safitri, 2016)
PERANCANGAN MUSEUM SENI RUPA DI BANDA ACEH (Adethia Annisa Machdar, 2025)
PERANCANGAN MUSEUM ACEH DI BANDA ACEH (TEMA : MOVEMENT IN HISTORY) (Mustanirah, 2017)