<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="163259">
 <titleInfo>
  <title>PEMBINAAN TERHADAP TERDUGA PELANGGAR JARIMAH TANPA MELALUI PROSES PERADILAN OLEH SATPOL PP DAN WH  RNKOTA LHOKSEUMAWE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dirmawan Suryadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pasal 1 angka 14 Qanun Aceh Nomor 7 Tahun 2013 serta Pasal 5 dan 6 &#13;
Pergub Nomor 139 Tahun 2016 menyatakan bahwa salah satu fungsi Satpol PP dan &#13;
WH memiliki fungsi pembinaan. Regulasi pembinaaan tersebut tidak secara jelas &#13;
menyebutkan apakah pembinaan ditujukan kepada terduga pelanggar jarimah atau &#13;
terpidana pelanggar jarimah. Akan tetapi Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe &#13;
telah melaksanakan pembinaan terhadap terduga pelanggar jarimah tanpa proses &#13;
peradilan. Oleh karena itu terdapat permasalahan penafsiran kewenangan &#13;
pembinaan yang dilakukan oleh Satpol pp dan wh Kota lhokseumawe. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis landasan hukum pembinaan &#13;
terhadap terduga pelanggar jarimah oleh Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe, &#13;
pelaksanaan pembinaan terhadap terduga pelanggar jarimah yang dilakukan Satpol &#13;
PP dan WH Kota Lhokseumawe, dan kemungkinan akibat hukum dari pembinaan &#13;
terhadap terduga pelanggar jarimah tanpa melalui proses peradilan yang dilakukan &#13;
Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe.  &#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris. Sumber data &#13;
diperoleh melalui wawancara dengan responden dan informan. Sumber data yang &#13;
diperoleh dalam penelitian ini adalah melalui wawancara dengan responden dan &#13;
informan. Responden dalam penelitian ini yaitu Kasatpol PP dan WH Kota &#13;
Lhokseumawe, kasi penyidik dan penyidikan Satpol PP dan WH Kota &#13;
Lhokseumawe, akademisi, Tengku/guru balai rehabilitasi moral dan akhlak, &#13;
keluarga terduga pelanggar jarimah yang dibina, dan terduga pelanggar jarimah &#13;
yang sedang menjalani pembinaan. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan terhadap terduga pelanggar &#13;
jarimah oleh Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe belum memiliki dasar hukum &#13;
yang jelas, hanya berdasarkan pada surat pernyataan saat penyidikan. Qanun Aceh &#13;
Nomor 7 Tahun 2013, Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014, dan Pergub Nomor 139 &#13;
tidak mengatur regulasi pembinaan tersebut. Pelaksanaan Pembinaan tidak &#13;
ditempatkan LAPAS, tetapi dilaksanakan di Balai Rehabilitasi Moral dan Akhlak &#13;
atau dayah selama 3 bulan dengan pendekatan keagamaan. Akibat hukum dari &#13;
pembinaan terhadap terduga pelanggar jarimah tanpa memalui proses peradilan &#13;
tersebut adalah melanggar asas legalitas, tidak sah secara hukum, berpotensi</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>163259</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 11:09:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 11:10:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>