<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="163239">
 <titleInfo>
  <title>PERANAN CO-LIVING DALAM MEWADAHI INTERAKSI SOSIAL PADA HUNIAN KOS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Aja Faradila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pertumbuhan populasi di kawasan perkotaan disertai dengan keterbatasan lahan telah &#13;
memicu peningkatan signifikan terhadap kebutuhan hunian yang terjangkau dan efesien. &#13;
Salah satu konsep hunian alternatif yang berkembang saat ini adalah Co- Living, yakni  &#13;
tempat tinggal bersama yang mengedepankan prinsip berbagi ruang dan fasilitas, serta &#13;
mendorong terbentuknya komunitas yang inklusif. Konsep ini diyakini mampu merespons &#13;
perubahan pola perilaku, kebiasaan, dan tradisi masyarakat, baik secara individu maupun &#13;
kolektif. Namun demikian, implementasi Co- Living dalam konteks hunian kos di Indonesia &#13;
masih memerlukan kajian yang lebih mendalam, terutama terkait aspek penataan ruang dan &#13;
dinamika interaksi sosial antar penghuni. Penelitian ini difokuskan pada hunian kos yang &#13;
dihuni oleh mahasiswa, sebagai salah satu kelompok urban dengan mobilitas tinggi dan &#13;
kebutuhan interaksi sosial yang khas. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi &#13;
penataan Co- Living pada hunian kos, dan (2) menganalisis peranan Co- Living dalam &#13;
mewadahi interaksi sosial pada hunian kos. Pendekatan penelitian yang bersifat kualitatif &#13;
dengan pendekatam fenomenologi, yang bertujuan untuk memahami makna dan pengalaman &#13;
hidup penghuni secara mendalam. Teknik pengumpulan data mencakup observasi lapangan, &#13;
dokumentasi, dan wawancara, yang dianalisis secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, &#13;
penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan &#13;
akan alternatif hunian yang adaptif terhadap dinamika sosial dan keterbatasan ruang, serta &#13;
relevan dengan upaya membentuk komunitas yang berdaya dan saling terhubung dalam &#13;
ruang komunal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penataan Co- Living yang menarik &#13;
penghuni untuk menggunakan ruang terdapat pada Daud Kos dan La Tasya kos, karena ruang &#13;
komunal yang terletak saling berdekatan, sehingga sirkulasi yang terjadi juga memusat dan &#13;
radial.  Sedangkan peran Co- Living dalam mewadahi interaksi sosial pada hunian kos yang &#13;
signifikan hanya La Tasya dan Daud. Pola interaksi sosial yang terjadi dalam Co- Living &#13;
adalah pola asosiatif yang berfokus pada kerja sama, dan akomodasi antar penghuni. Pola &#13;
disosiatif juga ditemukan pada salah satu hunian kos, yang berfokus pada persaingan akibat &#13;
perbedaan pendapat dan kesibukan. &#13;
Kata Kunci : Co living; Hunian Kos; Interaksi Sosial; Mahasiswa</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>163239</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 10:50:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 10:53:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>