<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="163223">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH ASPEK FISIK DAN KEPENDUDUKAN TERHADAP KESESUAIAN PEMANFAATAN RUANG PADA SUB PUSAT KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>KECAMATAN ULEE KARENG DAN KECAMATAN SYIAH KUALA)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>STELLA MEURAH MEUTIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Univesitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pasca bencana Tsunami tahun 2004, struktur perkotaan Kota Banda Aceh mengalami &#13;
pergeseran perkembangan struktur kota yaitu mengarah ke wilayah selatan. Selain itu &#13;
peningkatan harga lahan di kawasan pusat kota mendorong pertumbuhan kawasan &#13;
permukiman pada kawasan sekitar pusat kota, seperti BWP Ulee Kareng. Kawasan ini &#13;
merupakan wilayah strategis yang berfungsi sebagai sub pusat pelayanan kota, namun &#13;
dalam perkembangannya masih ditemukan berbagai permasalahan, seperti &#13;
keterbatasan infrastruktur dasar, ketidaksesuaian penggunaan lahan, dan belum &#13;
optimalnya fungsi ruang sesuai Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Penelitian ini &#13;
bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor fisik dan kependudukan terhadap &#13;
kesesuaian pemanfaatan ruang serta merumuskan strategi pengembangannya. Ruang &#13;
lingkup wilayah pada penelitian ini adalah Kecamatan Ulee Kareng dan Kecamatan &#13;
Syiah Kuala yang terdiri atas 19 desa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif &#13;
dengan analisis SEM-PLS dan analisis SWOT melalui penyusunan matriks IFAS dan &#13;
EFAS. Variabel yang digunakan adalah aksesibilitas, kualitas infrastruktur, dan &#13;
kependudukan per desa dan kesesuaian pemanfaatan ruang per desa. Hasil analisis &#13;
SEM PLS menunjukkan nilai R-Square sebesar 87,3%. Selain itu, hasil uji path &#13;
coefficient menunjukkan bahwa variabel kualitas infrastruktur dan kependudukan &#13;
memiliki pengaruh yang rendah terhadap kesesuaian pemanfaatan ruang, dengan nilai &#13;
P-Value masing-masing sebesar 0,240 dan 0,566, yang berarti tidak signifikan secara &#13;
statistik. Sebaliknya, variabel aksesibilitas terbukti berpengaruh signifikan dengan P- &#13;
Value sebesar 0,000, sehingga dapat disimpulkan bahwa aksesibilitas merupakan &#13;
faktor dominan yang menentukan tingkat kesesuaian pemanfaatan ruang di BWP Ulee &#13;
Kareng. Rekomendasi yang disarankan berupa peningkatan kesesuaian pemanfaatan &#13;
ruang di BWP Ulee Kareng dapat dilakukan dengan mengoptimalkan lokasi strategis, &#13;
aksesibilitas tinggi, dan kesesuaian lahan yang telah sejalan dengan RDTR, serta &#13;
didukung penerapan prinsip kawasan compact untuk mengendalikan pola ruang dan &#13;
memenuhi kebutuhan aksesibilitas dan mobilitas. Selain itu, pengawasan berbasis SIG &#13;
dan pelibatan masyarakat, disertai pengembangan permukiman vertikal guna &#13;
mengendalikan urban sprawl menjadi fokus untuk meningkatkan kesesuaian &#13;
pemanfaatan ruang.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>163223</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 10:31:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 15:04:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>