Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
EVALUASI KEBERADAAN ATLET KEMPO PENGPROV ACEH PASCA PELAKSANAAN PON ACEH-SUMUT TAHUN 2024
Pengarang
FAJRIAN FIRMANDA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Miskalena - 196512131992032001 - Dosen Pembimbing I
Sukardi Putra - 196404101992031001 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2406204020007
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Olahraga (S2) / PDDIKTI : 85101
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas FKIP UNSYIAH., 2025
Bahasa
Indonesia
No Classification
796.815 9
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Fajrian Firmanda. (2025). Evaluasi Keberadaan Atlet Kempo Pengprov Aceh Pasca
Pelaksanaan PON Aceh-Sumut Tahun 2024. [Tesis. Universitas Syiah Kuala].
Dibawah bimbingan Dr. Dra. Miskalena, M.Kes., dan Dr. Drs. Sukardi Putra,
M.Kes.
Olahraga kempo, sebagai cabang seni bela diri yang berkembang pesat di
Indonesia, telah menjadi bagian integral dari budaya olahraga nasional. Pekan
Olahraga Nasional (PON) Aceh baru-baru ini menjadi momen penting bagi atlet
kempo untuk menunjukkan kemampuan mereka. Kempo mengintegrasikan teknik,
fisik, dan mental, sehingga memerlukan kesiapan maksimal dari atlet. Persiapan
menuju PON dilakukan melalui latihan rutin dan terstruktur, dengan fokus pada
kebersamaan dan peningkatan performa. Namun, setelah PON, banyak atlet tidak
melanjutkan latihan akibat hilangnya pemusatan latihan, yang berdampak pada
penurunan performa. Kondisi psikologis atlet juga berpengaruh, di mana perhatian
terhadap kesehatan mental selama persiapan sangat penting. Banyak atlet
mengalami penurunan kondisi psikologis pasca kompetisi akibat tekanan yang
dihadapi. Dukungan finansial menjadi faktor kunci dalam kondisi psikologis atlet.
Selama persiapan, dukungan yang memadai sangat dibutuhkan, meskipun sering
terjadi keterlambatan pembayaran. Setelah PON, pencairan bonus yang belum
dilakukan mendorong atlet mencari alternatif untuk stabilitas finansial, seperti
mencari pekerjaan. Ini menunjukkan bahwa dukungan berkelanjutan, baik
psikologis maupun finansial, sangat penting untuk keberlangsungan karier atlet
kempo.Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keberlanjutan, kondisi
psikologis, dan dukungan finansial bagi atlet. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan metode statistik deskriptif, di mana data
dikumpulkan melalui angket dengan skala likert. Populasi dalam penelitian ini
mencakup seluruh atlet kempo Pengprov Aceh yang berpartisipasi dalam PON
Aceh-Sumut 2024, sebanyak 21 atlet, dengan teknik total sampling. Analisis data
dilakukan secara deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa setelah PON, atlet kempo menunjukkan keberlanjutan yang menarik dalam
program latihan, dengan 28,3% berada pada kategori "sedang", menandakan fase
pengembangan yang stabil. Dari segi psikologis, 47,9% atlet berada dalam kategori
"sangat tinggi", mencerminkan kekuatan mental yang luar biasa dan kesiapan untuk
menghadapi tantangan selanjutnya. Dukungan finansial pasca PON juga
menunjukkan hasil positif, dengan 31% atlet dalam kategori "tinggi", yang
menunjukkan kondisi finansial yang baik dan memberikan landasan kuat untuk
prestasi di masa depan.
Kata kunci: Keberadaan, Program Latihan, Psikologis, Finansial, Atlet Kempo
Pengprov Aceh Pasca Pelaksanaan Pon Aceh-Sumut Tahun 2024.
ABSTRACT Fajrian Firmanda. (2025). Evaluation of the Existence of Kempo Athletes from Aceh Provincial Sports Committee Post the 2024 Aceh-Sumatra National Sports Week. [Thesis. Syiah Kuala University]. Supervised by Dr. Dra. Miskalena, M.Kes., and Dr. Drs. Sukardi Putra, M.Kes. Kempo, as a rapidly developing martial arts discipline in Indonesia, has become an integral part of the national sports culture. The recent Aceh National Sports Week (PON) served as a significant moment for kempo athletes to showcase their abilities. Kempo integrates technical, physical, and mental aspects, requiring maximum readiness from athletes. Preparation for the PON involved structured and routine training, focusing on teamwork and performance enhancement. However, post-PON, many athletes did not continue their training due to the loss of centralized training, which impacted their performance. The psychological condition of athletes also plays a crucial role, where attention to mental health during preparation is essential. Many athletes experienced a decline in psychological condition after the competition due to the pressures faced. Financial support is a key factor influencing the psychological state of athletes. Adequate support is necessary during preparation, although delays in payments often occur. After the PON, the lack of bonus disbursement prompted athletes to seek alternatives for financial stability, such as finding employment. This indicates that ongoing support, both psychological and financial, is vital for the sustainability of kempo athletes’ careers.This study aims to explore the sustainability, psychological condition, and financial support for athletes. It employs a quantitative approach with descriptive statistical methods, where data is collected through questionnaires using a Likert scale. The population of this study includes all kempo athletes from the Aceh Provincial Sports Committee who participated in the 2024 Aceh-Sumatra PON, totaling 21 athletes, with a total sampling technique applied. Data analysis was conducted descriptively using percentages. The results indicate that post-PON, kempo athletes demonstrated interesting sustainability in their training programs, with 28.3% categorized as “moderate,” indicating a stable development phase. Psychologically, 47.9% of athletes fell into the “very high” category, reflecting exceptional mental strength and readiness to face future challenges. Financial support post-PON also showed positive results, with 31% of athletes in the “high” category, indicating good financial conditions and providing a strong foundation for future achievements. Keywords: Existence, Training Program, Psychological, Financial, Kempo Athletes from Aceh Provincial Sports Committee Post the 2024 Aceh-Sumatra National Sports Week.
SURVEI TINGKAT KECEMASAN ATLET UKM KEMPO UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Fajrian Firmanda, 2024)
MOTIVASI BERLATIH ATLET UKM KEMPO UNSYIAH TAHUN 2015 (Iwan Rantoni, 2018)
DERAP LANGKAH MENUJU PRESTASI PEKAN OLAHRAGA NASIONAL (PON) XXI ACEH-SUMUT 2024 (Syifa Ataia, 2026)
EVALUASI ANTHROMETRI KENSHI KEMPO DOJO SMK PENERBANGAN TAHUN 2014 (rizal iski, 2015)
HUBUNGAN LINGKAR DADA DENGAN KEMAMPUAN VO2MAX ATLET KEMPO UKM UNSYIAH BANDA ACEH TAHUN 2014 (agus syakir, 2015)