ANALISIS KECUKUPAN TUTUPAN HIJAU HUTAN KOTA DAN TAMAN KOTA DI KOTA BANDA ACEH MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS KECUKUPAN TUTUPAN HIJAU HUTAN KOTA DAN TAMAN KOTA DI KOTA BANDA ACEH MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS


Pengarang

Titi Rengga Sari - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Muslim - 197311181999031001 - Dosen Pembimbing I
Ardiansyah - 197212261992011001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1808107010041

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Informatika (S1) / PDDIKTI : 55201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas mipa., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Hutan kota dan taman kota merupakan salah satu dari Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang menjadi elemen penting dalam tata ruang perkotaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kecukupan luasan dan persentase tutupan hijau setiap hutan kota dan taman kota yang tersebar di Kota Banda Aceh. Luasan Eksisting hutan kota dan taman kota dilakukan perbandingan dengan luasan yang tercantum pada Permen ATR/BPN Nomor 14 Tahun 2022. Perhitungan persentase tutupan hijau menggunakan metode Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dengan memanfaatkan citra Sentinel-2A dan hasil persentase tersebut dilakukan perbandingan dengan persentase tutupan hijau yang tercantum pada Permen ATR/BPN Nomor 14 Tahun 2022. Hasil analisis didapatkan bahwa dari semua hutan kota dan taman kota di Kota Banda belum memenuhi secara keseluruhan standar penghijauan kota berdasarkan teori luasan dan persentase tutupan hijau. Hasil analisis luasan, hutan kota dan taman kota diketahui yang memenuhi standar yaitu Hutan Kota Tibang dan Taman Lapangan Blang Padang. Kemudian hasil analisis persentase tutupan hijau didapatkan hasil bahwa terdapat 2 hutan kota dan 2 taman kota yang tidak memenuhi standar yaitu Hutan Kota Taman Ratu Safiatuddin (79,19%), Hutan Kota Tibang (94,92%), Taman Mesjid Raya Baiturrahman (46,38%) dan Komplek Taman Ratu Safiatuddin (PKA) (77,66%).

Kata Kunci: Hutan Kota, Taman Kota, Luasan, Tutupan Hijau, NDVI

Urban forests and city parks are essential components of Green Open Spaces (GOS) that play a crucial role in urban spatial planning. This study aims to analyze the adequacy of land area and green cover percentage of urban forests and city parks in Banda Aceh. The existing land area was compared with the standards set by the Regulation of the Minister of Agrarian Affairs and Spatial Planning/National Land Agency (Permen ATR/BPN) No. 14 of 2022. The percentage of green coverage was calculated using the Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) method, utilizing Sentinel-2A satellite imagery. The results were then compared with the required green coverage percentage outlined in the same regulation. The analysis shows that most urban forests and city parks in Banda Aceh do not fully meet the greening standards in terms of both area and vegetation coverage. Based on the area analysis, only Tibang Urban Forest and Blang Padang Field Park meet the standard. Meanwhile, NDVI analysis revealed that four locations fall below the required vegetation coverage: Ratu Safiatuddin Urban Forest (79.19%), Tibang Urban Forest (94.92%), Baiturrahman Grand Mosque Park (46.38%), and Ratu Safiatuddin Complex Park (PKA) (77.66%). Keywords : Urban Forest, City Park, Land Area, Vegetation Cover, NDVI

Citation



    SERVICES DESK