<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="163179">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KEBERADAAN MEDIA SOSIAL DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN POLITIK GENERASI Z DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ANNISA RAIHAN PUTRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Keberadaan media sosial sering kali dikaitkan dengan generasi Z &#13;
terutama dalam hal peningkatan pendidikan politik, media sosial dirasa &#13;
mampu membawa dan mempengaruhi persepsi Masyarakat dalam hal ini &#13;
generasi Z dalam memandang suatu isu politikTujuan penelitian ini adalah &#13;
menganalisis peran media sosial dalam menumbuhkan kesadaran politik &#13;
generasi Z di Kota Banda Aceh. Teori yang digunakan adalah teori Use &#13;
and Gratification Theory, di mana teori ini menekankan pada setiap &#13;
individu memiliki pilihan untuk memenuhi kebutuhan mereka mulai dari &#13;
kebutuhan sosial maupun kebutuhan psikologis. Tingkat kepuasan yang &#13;
didapat oleh media ditentukan dari sikap khalayak, seberapa besar &#13;
kepercayaan khalayak terhadap media, serta evaluasi yang diberikan &#13;
khalayak terhadap media. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif &#13;
di mana data diperoleh dari kuesioner yang diisi oleh 100 partisipan. &#13;
Responden adalah generasi Z (usia 17–27 tahun, kelahiran 1997–2006) &#13;
yang berdomisili di Kota Banda Aceh. Pengolahan data dalam penelitian &#13;
ini menggunakan metode analisis regresi sederhana dengan dukungan &#13;
program SPSS versi 25. Hasil analisis menunjukkan tidak adanya &#13;
pengaruh atau hubungan yang signifikan antara kedua variabel. &#13;
Berdasarkan uji T, nilai t hitung sebesar -0,510 lebih kecil dibandingkan t &#13;
tabel (1,98447), sehingga hipotesis alternatif (Ha) ditolak dan hipotesis nol &#13;
(H0) diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media sosial &#13;
tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap pendidikan politik &#13;
generasi Z di Kota Banda Aceh. &#13;
Kata kunci: Media Sosial, Generasi Z, Pendidikan Politik, Kota Banda Aceh.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>163179</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 09:14:11</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 09:36:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>