<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="163171">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS RISIKO KESELAMATAN KONSTRUKSI PADA PEKERJAAN BASEMENT PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG BANK SYARIAH INDONESIA DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD RIFANDI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Risiko kecelakaan kerja merupakan hal yang tak dapat dihindari dalam segala bentuk pekerjaan konstruksi. Tak jarang kecelakaan kerja terjadi saat proses pelaksanaan konstruksi yang mengakibatkan kerugian  perusahaan maupun pekerja. Tingginya angka kecelakaan kerja di sektor konstruksi disebabkan oleh masih kurang optimalnya penerapan sistem manajemen konstruksi, dimana hal tersebut seharusnya menjadi perhatian utama dalam dunia kerja di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi bahaya, penilaian risiko, serta penetapan strategi pengendalian risiko kecelakaan kerja yang berpotensi memberikan dampak terhadap kegiatan konstruksi, keselamatan pekerja, masyarakat sekitar, maupun lingkungan pada Proyek pembangunan Gedung BSI Aceh. Identifikasi bahaya dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus melalui observasi lapangan. Penilaian risiko dalam penelitian ini dilakukan menggunakan metode IBPRP (Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Penentuan Pengendalian Risiko dan Peluang), dengan tingkat risiko ditentukan berdasarkan matriks risiko yang merujuk pada ketentuan dalam Permen PUPR No. 10 Tahun 2021. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan 19 potensi bahaya dalam pekerjaan Basement meliputi pekerjaan tanah terdapat 5 potensi bahaya, pekerjaan ground anchor terdapat 6 potensi bahaya, pekerjaan pile cap, tie beam, dan plat lantai basement terdapat 6 potensi bahaya, pekerjaan retaining wall dan kolom basement terdapat 6 potensi bahaya, pekerjaan retaining ramp dan tangga basement terdapat 5 potensi bahaya, pekerjaan utilitas basement terdapat 7 potensi bahaya, pekerjaan arsitektur lantai basement terdapat 8 potensi bahaya. Risiko potensi akan bahaya tersebut dibagi atas kategori risiko sedang dan besar, namun setelah dilakukan pengendalian menggunakan rekayasa teknik, administratif dan penggunaan APD dan APK potensi bahaya turun ke tingkat risiko kecil.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Proyek Gedung, Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Tingkat Risiko, Pengendalia Risiko&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>163171</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 08:27:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 09:33:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>