Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS PERAN SATUAN PENDIDIKAN DAN METODE PENANGANAN KENAKALAN SISWA DI KABUPATEN ACEH JAYA
Pengarang
Murdani - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Mansur - 196911261994031001 - Dosen Pembimbing I
Yeni Marlina - 198206262006042002 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2406204020005
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Olahraga (S2) / PDDIKTI : 85101
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas FKIP UNSYIAH., 2025
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Murdani (2025). Analisis Peran satuan pendidikann dan Metode Penanganan Kenakalan Siswa di Kabupaten Aceh Jaya. Tesis, Universitas Syiah Kuala. Dibawah bimbingan Dr. Drs. Mansur, M.Kes., dan Dr. Yeni Marlina, M.Pd.
Kenakalan siswa di tingkat sekolah menengah atas merupakan permasalahan yang dapat mengganggu proses belajar mengajar serta iklim sekolah yang kondusif. Oleh karena itu, keterlibatan aktif satuan pendidikan dalam pencegahan dan penanganan sangat dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran satuan pendidikan dan metode yang digunakan dalam penanganan kenakalan siswa di sembilan sekolah menengah atas di Kabupaten Aceh Jaya, yang tersebar di kawasan perkotaan, pesisir, dan pedalaman. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket tertutup kepada 162 responden dan wawancara mendalam di sembilan sekolah: SMA Negeri 1 Teunom, SMA Negeri 1 Krueng Sabee, SMA Negeri 1 Jaya, SMA Negeri 1 Calang, MAN Aceh Jaya, MAS Lamno, SMK Negeri 1 Pasie Raya, SMK Negeri 1 Calang, dan SMK Swasta MUDI. Hasil analisis angket menunjukkan bahwa identifikasi guru yang paling berperan dalam penanganan kenakalan siswa memperoleh skor rata-rata 45,05% (kategori kurang baik), menandakan adanya ketidakjelasan koordinasi peran. Sebaliknya, strategi penanganan memperoleh skor rata-rata 86,76% (kategori sangat baik), menunjukkan metode yang digunakan cukup efektif. Guru BK diakui sebagai aktor utama, namun kolaborasi dengan guru PJOK, PAI, wali kelas, dan guru lainnya juga signifikan, terutama dalam membangun relasi emosional. Metode yang digunakan meliputi pendekatan personal, coaching, ceramah, konseling, dan mediasi, serta pelibatan orang tua, komite sekolah, aparat keamanan, psikolog, dan lembaga perlindungan anak. Secara keseluruhan, penanganan kenakalan siswa di Aceh Jaya menekankan pendekatan kolaboratif dan humanis yang menuntut kebijakan sekolah yang lebih terstruktur dan sinergis.
Kata Kunci: Kenakalan Siswa, Peran satuan pendidikan, Metode Penanganan.
ABSTRACT Murdani (2025). An Analysis of the Role of Educational Institutions and Methods of Handling Student Delinquency in Aceh Jaya Regency. Thesis, Syiah Kuala University. Supervised by Dr. Drs. Mansur, M.Kes., and Dr. Yeni Marlina, M.Pd. Student delinquency at the senior high school level is a complex issue that can disrupt the teaching and learning process as well as the overall school climate. Therefore, active involvement of educational institutions in both prevention and intervention is crucial. This study aims to analyze the role of educational institutions and the methods used to handle student delinquency in nine senior high schools across Aceh Jaya Regency, which are located in urban, coastal, and inland areas. This qualitative research utilized closed questionnaires administered to 162 respondents and in-depth interviews at nine schools: SMA Negeri 1 Teunom, SMA Negeri 1 Krueng Sabee, SMA Negeri 1 Jaya, SMA Negeri 1 Calang, MAN Aceh Jaya, MAS Lamno, SMK Negeri 1 Pasie Raya, SMK Negeri 1 Calang, and SMK Swasta MUDI. Questionnaire analysis showed that identifying the teachers most involved in handling delinquency received an average score of 45.05% (categorized as poor), indicating a lack of clear role coordination. In contrast, the handling strategies received an average score of 86.76% (very good category), suggesting the methods used are quite effective. Guidance and counseling teachers were recognized as the main actors, but collaboration with physical education teachers, Islamic education teachers, homeroom teachers, and others also played a significant role, especially in building emotional relationships. Methods used included personal approaches, coaching, lectures, counseling, and mediation, as well as the involvement of parents, school committees, security forces, psychologists, and child protection agencies. Overall, the handling of student delinquency in Aceh Jaya emphasizes a collaborative and humanistic approach, requiring more structured and synergistic school policies. Keywords: Student Delinquency, Role of Educational Institutions, Intervention Methods.
METODE GURU PJOK DALAM PENANGANAN PENCEGAHAN KENAKALAN SISWA SMA NEGERI 1 PANGA (Murdani, 2024)
KENAKALAN REMAJA(SUATU PENELITIAN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 2 MEULABOH KABUPATEN ACEH BARAT) (SYARIFAH WARDHANIA, 2015)
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KENAKALAN REMAJA SMA DI KOTA BANDA ACEH (Cut Dinda Putri Rahayu, 2024)
HUBUNGAN KELEKATAN ORANG TUA DAN ANAK DENGAN KENAKALAN SISWA SMAN BANDA ACEH (Putri Rizkina Zuhra, 2025)
GAMBARAN KENAKALAN REMAJA DI GAMPONG LAMBHUK KECAMATAN ULEE KARENG BANDA ACEH (Azziyarni Uchra, 2016)