<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="163129">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KONDISI FISIK ATLET PELATDA PON XXI ACEH-SUMUT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nofri Naldo</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP UNSYIAH</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Nofri Naldo (2022). Analisis Kondisi Fisik Tahap Atlet Pelatda PON XXI Aceh-Sumut. [Tesis. Universitas Syiah Kuala]. Di bawah bimbingan Dr. Miskalena, M.Kes., dan Prof. Dr. Razali, M.Pd.&#13;
Kondisi fisik memiliki peran penting dalam menunjang performa dan prestasi atlet. Atlet nasional dituntut memiliki tingkat kebugaran yang optimal untuk mendukung keterampilan teknik, daya tahan saat bertanding, serta mencegah risiko cedera dan kelelahan berlebih. Evaluasi kondisi fisik menjadi langkah strategis dalam merancang program latihan yang sesuai guna meningkatkan kapasitas fisik dan kesiapan bertanding di ajang PON XXI. Tujuan dalam penelitian ini adalah: untuk mengetahui kondisi fisik atlet Pelatda PON XXI Aceh-Sumut. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif dengan jenis deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet Pelatda Aceh dan sampel berjumlah 319. Pengumpulan data menggunakan, item tes: (1) kecepatan, (2) daya tahan otot, (3) daya ledak, (4) kekuatan, (5) kelincahan, (6) kelentukan, dan (7) daya tahan paru-paru. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, dapat disimpulkan bahwa: (1) kategori sangat rendah diraih oleh 4 cabor (binaraga, catur, e-sport, dan gate ball) dengan besar persentase 11%, (2) kategori rendah diraih oleh 1 cabor (air pistol) dengan besar persentase 3%, (3) kategori sedang diraih oleh 25 cabor (balap motor, barongsai, bola tangan, dance sport, futsal, gulat, hapkido, kabaddi, korftball, jujitsu, khuras, panahan, pencak silat, petanque, rugby, sambo, sepatu roda, softball, soft tennis, tenis lapangan, tenis meja, voli indoor, voli pasir, woodball, dan wushu) dengan besar persentase 68%, (4) kategori tinggi diraih oleh 6 cabor (basket, dayung, selam, selancar ombak, selancar layar, dan tarung derajat) dengan besar persentase 16%, dan (5) kategori sangat tinggi diraih oleh 1 cabor (berkuda) dengan besar persentase 3%. Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar cabang olahraga berada pada klasifikasi sedang, yang menunjukkan bahwa masih terdapat potensi pengembangan lebih lanjut agar dapat mencapai klasifikasi yang lebih tinggi, sedangkan capaian klasifikasi yang sangat rendah pada beberapa cabang olahraga umumnya disebabkan oleh keterbatasan sumber daya manusia, sarana prasarana, kompetisi, dan rendahnya perhatian terhadap cabang olahraga tersebut dalam kebijakan pembangunan olahraga daerah. Oleh karena itu, dibutuhkan upaya strategis untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan dukungan terhadap cabang-cabang olahraga yang masih berada pada klasifikasi rendah dan sangat rendah.&#13;
Kata Kunci: Kondisi Fisik, Atlet, Pelatda, PON, Aceh-Sumut.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>163129</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 00:52:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 10:04:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>