<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="163101">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN ACEH AQUATIC CENTRE DI KOTA BANDA ACEH (TEMA:</title>
  <subTitle>SUSTAINABLE DESIGN)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ADIB SHIDQI AN-NABIL</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Arsitektur</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkembangan teknologi yang pesat di era modern telah memberikan kemudahan dalam berbagai aktivitas, namun juga berdampak pada menurunnya aktivitas fisik masyarakat. Olahraga menjadi solusi penting untuk menjaga kebugaran tubuh serta menumbuhkan nilai sportivitas. Di Aceh, khususnya Banda Aceh, antusiasme terhadap olahraga air seperti renang semakin meningkat, terlihat dari ramainya pengunjung di sejumlah fasilitas renang dan tingginya animo terhadap ajang PON XXI Aceh-Sumut 2024. Sayangnya, lonjakan minat ini tidak diimbangi dengan ketersediaan sarana olahraga air yang memadai, di mana hanya terdapat dua fasilitas utama dan salah satunya tidak aktif untuk umum. Rendahnya perolehan medali pada PON sebelumnya menunjukkan perlunya peningkatan sarana pelatihan yang representatif. Untuk menjawab kebutuhan ini, perencanaan Aceh Aquatic Centre diusulkan sebagai fasilitas olahraga air yang memenuhi standar dan menerapkan prinsip Sustainable Design. Pendekatan ini bertujuan meminimalkan dampak lingkungan melalui efisiensi energi, pengelolaan air, dan pengurangan emisi karbon, sekaligus memperkuat posisi Banda Aceh sebagai kota pelopor pembangunan berkelanjutan di sektor olahraga. Diharapkan, Aceh Aquatic Centre tidak hanya menjadi wadah peningkatan prestasi atlet, namun juga simbol integrasi antara arsitektur, lingkungan, dan masyarakat.&#13;
Kata Kunci : Olahraga Air, Aceh Aquatic Centre, Keberlanjutan, Banda Aceh.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SPORTS CENTERS - ARCHITECTURE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SWIMMING POOLS - ARCHITECTURE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>WATER SPORTS</topic>
 </subject>
 <classification>725.74</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>163101</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-17 23:16:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 15:49:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>