<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="163093">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH EKSTRAK METANOL DAUN HORNSTEDTIA CONOIDEA RIDL. TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH DAN GLIKOGEN HATI TIKUS (RATTUS NORVEGICUS L.) DIABETIK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>VANIA FACHREYNA MORHABAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Biologi</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Diabetes Mellitus (DM) didefinisikan sebagai suatu penyakit atau gangguan metabolisme yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah. Penanganan penyakit DM di masyarakat dilakukan dengan berbagai cara, baik melalui penggunaan obat sintetik maupun pengobatan tradisional. Banyak orang meyakini bahwa obat tradisional lebih terjangkau dan memiliki risiko efek samping yang lebih rendah dibandingkan obat kimia. Salah satu tanaman yang sering digunakan sebagai obat tradisional adalah Hornstedtia conoidea Ridl. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak metanol daun Hornstedtia conoidea Ridl. terhadap kadar glukosa darah dan glikogen hati pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus L.) yang diinduksi diabetes menggunakan streptozotocin. Sebanyak 24 ekor tikus dibagi ke dalam enam kelompok perlakuan, termasuk kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif (glibenklamid), serta tiga dosis ekstrak metanol daun Hornstedtia conoidea Ridl. (125, 250, dan 500 mg/kgBB) yang diberikan selama 14 hari. Hasil menunjukkan bahwa dosis 250 mg/kgBB mampu menurunkan kadar glukosa darah secara signifikan dan dosis 500 mg/kgBB menunjukkan potensi dalam meningkatkan kadar glikogen hati.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>163093</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-17 23:04:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 11:34:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>