PENGARUH BI RATE, NILAI TUKAR, HARGA MINYAKRNDUNIA TERHADAP INVESTASI HIJAU DI INDONESIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH BI RATE, NILAI TUKAR, HARGA MINYAKRNDUNIA TERHADAP INVESTASI HIJAU DI INDONESIA


Pengarang

Yulia Risma - Personal Name;

Dosen Pembimbing

WERI 196405251989031026 - - - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2101101010063

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi Univeristas Syiah Kuala., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Judul
: Pengaruh BI Rate, Nilai Tukar, Harga Minyak
Dunia terhadap Investasi Hijau di Indonesia
Penulis
: Yulia Risma
NPM
: 2101101010063
Fakultas/Jurusan : Ekonomi dan Bisnis/Ekonomi Pembangunan
Pembimbing
: Weri, S.E., M.A
Konsentrasi
: Ekonomi Moneter
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh BI rate, nilai tukar, dan
harga minyak dunia terhadap investasi hijau di Indonesia.Yang dimaksud dengan
Investasi hijau disini adalah Indeks SRI-KEHATI yang merupakan indeks saham
hijau di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data time series bulanan dari Juli
2007 hingga Desember 2024. Metode yang digunakan adalah model
Autoregressive Distributed Lag (ARDL) untuk mengkaji hubungan jangka pendek
dan jangka panjang antara variabel-variabel tersebut. Hasil estimasi menunjukkan
bahwa dalam jangka pendek, BI rate berpengaruh negatif signifikan terhadap
indeks SRI-KEHATI, dengan dua periode sebelumnya menunjukkan pengaruh
positif signifikan dan empat periode sebelumnya berpengaruh negatif signifikan.
Nilai tukar dalam jangka pendek berpengaruh negatif signifikan, sementara harga
minyak dunia dalam jangka pendek berpengaruh positif signifikan, meskipun pada
empat periode sebelumnya menunjukkan pengaruh negatif signifikan. Dalam
jangka panjang, BI rate tidak berpengaruh signifikan, sedangkan nilai tukar dan
harga minyak dunia dalam jangka panjang berpengaruh positif signifikan terhadap
indeks. Atas dasar hasil penelitian ini, disarankan dalam jangka pendek agar Bank
Indonesia menerapan kebijakan moneter ekspansif serta mendukung sektor
berkelanjutan melalui skema pembiayaan hijau berbunga rendah. Untuk
mengantisipasi dampak negatif nilai tukar dalam jangka pendek, diperlukan upaya
menjaga stabilitas kurs melalui penguatan cadangan devisa dan pengelolaan utang
luar negeri, terkait harga minyak dunia dalam jangka pendek pemerintah perlu
menyesuaikan strategi pengadaan minyak serta memberikan insentif sementara
bagi sektor terdampak. Sementara dalam jangka panjang apresiasi nilai tukar
dapat dimanfaatkan untuk memperkuat orientasi ekspor. Harga minyak dunia
dalam jangka panjang, dapat memfokuskan kebijakan pada peralihan menuju
bahan bakar ramah lingkungan dan diversifikasi pemasok minyak untuk menjaga
kestabilan pasokan minyak nasional.
Kata kunci: BI Rate, Nilai Tukar, Harga Minyak Dunia, Indeks SRI-KEHATI,
Investasi Hijau.

ABSTRACT Title : The Effect of BI Rate, Exchange Rate, World Oil Price on Green Investment in Indonesia Author : Yulia Risma NPM : 2101101010063 Faculty/Departement : Economics and Business/Development Economics Advisor : Weri, S.E., M.A Concentration : Monetary Economics This study aims to analyze the effect of BI rate, exchange rate, and world oil prices on green investment in Indonesia. Green investment here refers to the SRI-KEHATI Index, which is a green stock index in Indonesia. This study uses monthly time series data from July 2007 to December 2024. The method used is the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) model to examine the short-term and long-term relationships between these variables. The estimation results show that in the short term, the BI rate has a significant negative impact on the SRI-KEHATI index, with the two previous periods showing a significant positive impact and the four previous periods showing a significant negative impact. The exchange rate has a significant negative effect, while the world oil price has a significant positive effect, although the four previous periods show a significant negative effect. In the long term, the BI rate has no significant effect, while the exchange rate and world oil price have a significant positive effect on the index. Based on the results of this study, it is recommended that in the short term, Bank Indonesia implement an expansionary monetary policy and support the sustainable sector through low-interest green financing schemes. To anticipate the negative impact of the exchange rate in the short term, efforts are needed to maintain exchange rate stability through strengthening foreign exchange reserves and managing foreign debt. Regarding global oil prices in the short term, the government needs to adjust its oil procurement strategy and provide temporary incentives for affected sectors. In the long term, exchange rate appreciation can be utilized to strengthen export orientation. In the long term, global oil prices can focus policies on transitioning to environmentally friendly fuels and diversifying oil suppliers to maintain the stability of the national oil supply. Keywords: BI Rate, Exchange Rate, World Oil Price, SRI-KEHATI Index, Green Investment.

Citation



    SERVICES DESK