<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="162995">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERBANDINGAN PERAMALAN PENJUALAN PRODUK BODY BUTTER DALAM PENENTUAN PERSEDIAAN DENGAN METODE ARIMA DAN EXPONENTIAL SMOOTHING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Rafif Odhiansyah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Industri</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Industri kosmetik Indonesia, khususnya produk perawatan kulit seperti Body Butter, &#13;
berkembang pesat, namun dihadapkan pada tantangan manajemen persediaan &#13;
akibat ketidakakuratan peramalan penjualan. PT. XYZ Natural Indonesia &#13;
mengalami masalah overstock (kelebihan stok) dan understock (kekurangan stok) &#13;
berdasarkan rekapan data persediaan dan permintaan tahun 2022 hingga 2024 yang &#13;
berdampak pada peningkatan biaya penyimpanan, risiko kedaluwarsa, serta &#13;
penurunan kepuasan pelanggan. Penelitian ini menganalisis peramalan penjualan &#13;
produk Body Butter menggunakan metode Exponential Smoothing (ES) dan &#13;
Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) dengan data historis tahun &#13;
2022–2024. Metode ES dipilih untuk responsivitasnya terhadap perubahan jangka &#13;
pendek, sementara ARIMA digunakan untuk mengidentifikasi pola musiman dan &#13;
tren jangka panjang. Hasil analisis menunjukkan bahwa Exponential Smoothing &#13;
menghasilkan akurasi lebih tinggi dengan nilai MAPE 36,26%, dibandingkan &#13;
ARIMA dengan MAPE 41,75%. Simulasi penerapan ES mengurangi risiko &#13;
overstock, sedangkan ARIMA lebih efektif pada pola musiman meski memerlukan &#13;
optimasi parameter yang kompleks. Berdasarkan karakteristik data dan kebutuhan &#13;
operasional, Exponential Smoothing direkomendasikan sebagai metode optimal &#13;
untuk PT. XYZ guna meningkatkan akurasi prediksi, efisiensi persediaan, dan &#13;
pengambilan keputusan berbasis data. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis &#13;
berupa rekomendasi kuantitatif pengelolaan stok dan kontribusi teoritis dalam &#13;
aplikasi metode peramalan di industri kosmetik, serta menjadi referensi bagi sektor &#13;
sejenis. &#13;
Kata Kunci : Peramalan Penjualan, Exponential Smoothing, ARIMA, Persediaan, &#13;
Industri Kosmetik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>162995</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-17 20:23:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 08:35:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>