<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="162909">
 <titleInfo>
  <title>STUDI PENGARUH PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN TERHADAP DEBIT BANJIR DAERAH ALIRANRNSUNGAI TRUMON KABUPATEN ACEH SELATAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD FARHAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini menganalisis dampak perubahan tutupan lahan terhadap debit banjir di Daerah Aliran Sungai (DAS) Trumon, Kabupaten Aceh Selatan, menggunakan pendekatan spasial dan hidrologi. Latar belakang studi didasari tingginya deforestasi di wilayah ini (1.704 hektar hilang pada 2022) dan kejadian banjir besar tahun 2017 dan 2022, yang diduga terkait alih fungsi lahan masif. Metode penelitian menggabungkan analisis spasial dengan perangkat lunak ArcGIS v10.5 dan citra satelit Google Earth Pro untuk memetakan perubahan tutupan lahan periode 2012–2022, serta metode Hidrograf Satuan Sintetis Soil Conservation Service (HSS-SCS) untuk menghitung debit banjir berdasarkan data curah hujan satelit NASA (2012–2022).Hasil analisis spasial menunjukkan penurunan signifikan tutupan hutan dari 47,95% (233,44 km²) pada 2012 menjadi 41,03% (199,75 km²) pada 2022, diikuti peningkatan lahan pemukiman (0,09% menjadi 1,24%) dan lahan terbuka (0,12% menjadi 0,91%). Perubahan ini meningkatkan koefisien limpasan (runoff) dan nilai Curve Number (CN), yang berimplikasi pada peningkatan debit banjir. Hasil simulasi HSS-SCS menunjukkan kenaikan debit banjir maksimum pada semua periode ulang: dari 823,46 m³/det (2012) menjadi 3.237,99 m³/det (2022) untuk periode ulang 2 tahun, dan dari 1.745,47 m³/det (2012) menjadi 3.604,42 m³/det (2022) untuk periode ulang 100 tahun.Studi ini menyimpulkan bahwa alih fungsi lahan, terutama pengurangan hutan, secara signifikan meningkatkan debit banjir di DAS Trumon yang disebabkan berkurangnya tampungan air tanah pada hutan. Rekomendasi kebijakan mencakup rehabilitasi morfologi sungai, peninjauan zonasi hutan lindung, dan edukasi masyarakat. Keterbatasan data jangka panjang (hanya 10 tahun) menjadi catatan untuk penelitian lanjutan.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Debit banjir, perubahan tutupan lahan, DAS Trumon, HSS-SCS, analisis spasial.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>162909</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-17 15:27:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-17 20:27:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>